Di atas kertas

Di atas kertas

  • WpView
    Reads 18,345
  • WpVote
    Votes 1,598
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 11, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Dua tahun. Hanya dua tahun dan setelah itu saya akan menceraikan kamu. Kamu bisa kembali ke kehidupanmu yang lama dan saya..." Ibra mengangkat bahunya acuh, "Seperti yang kamu lihat, kehidupan saya nggak akan berubah sekalipun kita menikah." Mia mengangguk kaku. Pikirannya menerawang, hatinya juga mulai bertanya-tanya 'apakah keputusannya ini benar?' tapi rasanya semua sudah terlambat. Seharusnya dua tahun cukup untuk membuat laki-laki itu... "Oh ya, satu lagi!" seru Ibra tiba-tiba, sontak Mia menatap wajah tampan laki-laki itu. Tatapannya yang serius selalu membuat Mia tertarik tapi buru-buru dia enyahkan pikiran gila itu. "Selama kita menikah, pastikan kamu menjaga hatimu baik-baik. Jangan jatuh cinta sama saya. Ini adalah peringatan untuk kamu, Mia." ujar Ibra tegas. Matanya menatap mata Mia lekat, lalu sedetik kemudian Ibra menghembuskan nafasnya pelan. "Ya, I know you must think I'm overcons confident. But believe me... akan lebih baik kalau kamu menjalani pernikahan ini tanpa cinta." Mia tersenyum tipis dan mengangguk pelan. "Ya. Kamu benar. Memang sudah seharusnya aku nggak mencintai kamu, seharusnya aku bisa menjaga hatiku sampai akhir..." Mia melarikan pandangannya ke luar jendela, melihat rintik-rintik hujan yang mulai jatuh membasahi tanah. Sepertinya semesta juga ikut merasakan patah hatinya. Tapi sayangnya, semua sudah terlambat. Aku nggak bisa mengatur hatiku, kepada siapa ia harus jatuh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines