Way To Funeral

Way To Funeral

  • WpView
    GELESEN 296
  • WpVote
    Stimmen 46
  • WpPart
    Teile 23
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Aug. 14, 2021
WTF session. ~~~ "I know, i'm trying to fix this broken feeling." Alih-alih menyemangati ribuan kali tanpa pengertian sama sekali, lebih baik bagi seseorang untuk duduk disampingnya dan memeluknya dalam kegelapan. Mungkin hingga pagi tiba dan keinginan untuk terus hidup itu kembali bersamanya. Moka bukannya tidak takut untuk mati, meski ia telah mencobanya entah keberapa kali, hanya saja dia lelah untuk terus bertahan dalam dimensi kekosongan yang tak berujung ini. Tidak ada yang lebih memahami kecuali yang pernah merasakan kegelapan ini dalam dirinya sendiri. ~ Zhizi Evanthe
Alle Rechte vorbehalten
#80
down
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • BLACK LIFE✓
  • See You Again Next Winter [✓]
  • The Bridge Between Souls
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Ruang kosong di pojok Hati (SELESAI)
  • Pendar [selesai]
  • ABOUT YOU! [Harqeel]
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Behind The Smile
  • Detak Terakhir

Hidup tanpa arah di temani kegelapan. Ini Aku, yang disiksa gelap dan menuggu pagi datang. Menunggu untuk membawaku pergi dari gelap malam. Ini Aku, yang terlelap dalam kehampaan dan kebisuan hati yang meminta untuk di isi. Ini Aku, yang berdiri menopang asa demi rasa yang telah tumpul. Ini Aku, yang berjalan terseok-seok di garis setapak sembari bertanya pada sang angin, apa tujuan aku hidup? "Apa kau mencintaiku?" "Aku ingin mencintaimu, tapi tidak bisa." "Kenapa?" "Bagaimana aku bisa mencintai seseorang yang tidak mencintai dirinya sendiri. Dengar Alena, jika kau tidak bisa mencintai dirimu, lalu bagaimana kau bisa mencintaiku?" "Aku bisa mencintaimu." "Bukan hanya itu, jika kau tidak mencintai dirimu sendiri, maka kau akan rentan menyakiti dirimu sendiri, aku tidak akan sanggup melihat orang yang kucintai terluka, apa lagi dengan tangannya sendiri."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien