Amour Triangle

Amour Triangle

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 19, 2021
"Sebenarnya... Gw itu..." ucap Geral yang ragu-ragu Tak lama bunyi handphone dari kantong celana geral, telpon tersebut dari Gracia yang pingsan karena tidak ingin meminum obat. Dengan cepat Geral mematikan telpon. "Gracia pingsan, gw balik duluan ya" ucap Geral dengan tergesa-gesa Belum sempat Reva menjawab ucapan Geral, Geral sudah meninggalkannya di taman. Dengan rasa kecewa, Reva duduk di kursi dan menangis. "Andai lu tau Geral, kalo gw sakit hati dengan sikap lu yang selalu mementingkan Gracia. Gw tau dia butuh lu dan penting buat lu. Tapi gw ini lu anggap gw apa? Hanya angin doang dalam hidup lu?" ujar Reva sambil menangis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 22.22 (END)
  • DIKALA SALING
  • Aralie, Maafkan Aku
  • I BELIEVE
  • RHYTHM
  • After loving you [TAMAT]
  • Tentang Cia | end
  • FALLING IN LOVE
  • Edelweiss or Dandelion. (On Going)
  • Soal Rasa 2

"Waktu itu kamu pergi tanpa permisi, kenapa sekarang harus repot-repot kembali, Shani?" "Ada banyak hal yang gak kamu mengerti, Gracia." "Dan, ada banyak hal yang kamu gak mengerti tentang gimana perasaan aku selama 2 tahun lebih menahan sakitnya yang selalu merindukanmu, Shani!" "Terus, bagaimana caranya, agar aku bisa memulainya dari awal lagi, Gracia?" "Lupakan aku, Shani." "Loh, kenapa?" "Hati aku, udah menjadi milik, Mira." Well ya, barangkali cerita mereka memang belum sampai di ujung jalan. Terputus sebab sama-sama mengemban beban. Namun, semesta kembali pertemukan mereka lewat permainan perasaan. ─────── ۪۫ ❁ཻུ۪۪⸙͎.' ─────── Cerita ini kolaborasi dengan @clotze Bagi yang suka membaca sambil mendengarkan lagu boleh mampir ke playlist kami link ada dibio saya

More details
WpActionLinkContent Guidelines