Back to Past

Back to Past

  • WpView
    LECTURAS 16,097
  • WpVote
    Votos 1,796
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 1, 2022
WpInfo
Ficción
Histórica
Yuan Lin merupakan aktris dan model terkenal di abad 21. Semua genre film sudah ia bintangi dengan berperan sebagai pemeran utama, dan banyak penghargaan sudah ia menangkan. Saat malam tahun baru yang sekaligus malam diadakannya penghargaan besar bagi para aktor dan aktris, Yuan Lin memenangkan 2 buah penghargaan yang paling bergengsi di acara itu. Kemenangan Yuan Lin membuat iri banyak pihak, terlebih dari golongan para aktris. Kesuksesannya dari kecil sampai dewasa membuat Rong Huan, salah satu rekan sesama aktrisnya iri. Di malam itu, Rong Huan berhasil mengotak-atik mobil Yuan Lin, membuat rem mobil yang dikendarainya blong. Yuan Lin beserta Qu Jian asisten pribadinya jatuh ke jurang di tepi jalan. Saat mobil yang berisikan mereka terjatuh, sinar terang muncul dari cincin yang dipakai Yuan Lin, sinar terang yang membuat mata mereka menutup karna saking terangnya. Suara tubrukan mobil dengan dasar jurang dan juga rasa sakit yang mereka rasakan di sekujur tubuh membuat kesadaran keduanya terenggut. Saat mereka membuka mata, mereka mengerutkan kening karna yang pertama kali mereka lihat adalah bebatuan, samping kanan, samping kiri, atas maupun bawah. Tidak ada bangkai mobil saat mereka mengira mereka masih hidup. Kecuali tas yang berisikan alat make up, buku kecil, ponsel dan juga power bank panel surya yang dimiliki Yuan Lin. Mereka memilih keluar gua, berjalan menembus hutan sampai keduanya menemukan pemukiman manusia, tapi untuk kedua kalinya mereka terkejut karna penduduk pemukiman yang mereka temui semuanya memakai hanfu yang merupakan pakaian rakyat cina zaman dulu. Sekuat tenaga keduanya bertahan hidup, membiasakan diri mereka seperti para penduduk yang ada. Sampai dimana iringan kuda berhenti di depan rumah yang mereka tempati. Seorang pria dengan hanfu mewah keluar dari kereta kuda tersebut, berjalan dengan dagu terangkat angkuh dan berhenti di depan Yuan Lin yang bingung dengan situasi itu. "Akhirnya aku menemukanmu Putri mahkota"
Todos los derechos reservados
#513
selir
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Setelah Kelahiran Kembali, Putri Sulung Yang Sebenarnya Mulai Menyeduh Teh Hijau
  • [End] Wear a book and Become The Noble Concubine of the Crown Prince
  • Rebirth of the Phoenix [END]

Update setiap hari❗️ Li Zhizhi dibawa kembali ke ibu kota pada usia lima belas tahun untuk mengenali akar leluhurnya. Sebagai putri tertua sejati dari keluarga Li, dia seharusnya dihargai. Namun, semua orang lebih menyukai Li Suwan, yang berpengetahuan, sopan, dan pintar. Adapun Li Zhizhi, dia dibesarkan di desa terpencil dan miskin, tidak tahu cara-cara dunia, dan namanya bahkan membawa rasa jijik. Suatu malam, Li Zhizhi bermimpi di mana dia kembali ke keluarga Li di kehidupan sebelumnya dan mati-matian bersaing dengan Li Suwan untuk mendapatkan bantuan. Dia belajar dengan rajin, unggul dalam sastra, musik, lukisan, dan etiket, melampaui Li Suwan dalam setiap aspek. Tetapi pada hari itu, sementara semua orang menghibur Li Suwan, Li Zhizhi masih menjadi orang yang dibenci. Ketika dia bangun, Li Zhizhi pergi menemui ayahnya, matanya merah, dan berkata, "Ayah, tolong kirim aku kembali ke pedesaan. Begitu saya kembali ke mansion, kesehatan kakak saya memburuk. Itu pasti karena saya memiliki nasib buruk yang telah menyakitinya." Ayah Li Zhizhi terkejut dan berkata, "Mengapa kamu mengatakan hal-hal seperti itu? Suwan hanya sakit. Dia akan pulih setelah menemui dokter." Benar saja, beberapa hari kemudian, penyakit Li Suwan membaik. Dia menyaksikan Li Zhizhi berpura-pura patuh dan polos, berpegang teguh pada paham berbagai tokoh berpengaruh, makmur di ibu kota. Permaisuri memperlakukannya sebagai putri angkat, wanita bangsawan memperlakukannya sebagai saudara perempuan, selir yang disukai di istana menganggapnya sebagai teman dekat, dan dia bahkan menerima gelar putri daerah. Pria yang tak terhitung jumlahnya yang tertarik padanya tidak dapat dihitung hanya dengan satu tangan Xiao Yan menunggu dan menunggu, tetapi Li Zhizhi tidak pernah mencari dukungannya. Tidak tahan lagi, dia akhirnya bertanya padanya, "Apakah kamu ingin menjadi Putri Mahkota?" Li Zhizhi tidak mau.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido