Sorry Mom!

Sorry Mom!

  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 6, 2021
Ibu. Satu kata yang sangat berarti untukku. Malaikat? Yah! Ibuku adalah malaikatku. Malaikat yang selalu ada disaat aku sedih, susah, senang, atau apapun itu. Tapi sayangnya, aku selalu menganggap ibu itu mati. Aku sungguh menyesal. Sebutan binatang ataupun hal keji yang lain mungkin lebih cocok untukku. Maafkan aku ibu. Sesungguhnya aku adalah mahkluk paling berdosa yang pernah ibu lahirkan, yang pernah ibu kenal, atau yang pernah ibu temui. Kutuk saja aku. Aku adalah makhluk hina yang tak pernah berterima kasih pada Tuhan, karena telah menghadirkan sesosok malaikat penyayang ibuku. Sekalipun aku menangis darah, semua perbuatan kejiku padamu takkan pernah bisa membalas pengorbananmu untukku, takkan pernah membayar budi jasamu sewaktu aku kecil. Maafkan Aku Ibu, Aku MenyayangiMu-Rara _______________________________________ Mau yang sad? Di sini tempatnya>,< Start= 14012k21
All Rights Reserved
#684
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Dear Nana
  • LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.]
  • Benalu [Terbit]
  • Raya
  • [ ✓ ] Fathir : Ada Tapi Tak Di Anggap
  • Sister Enemy
  • Sheina (Terbit)
  • LEARA
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines