HIS NAME IS AIDEN

HIS NAME IS AIDEN

  • WpView
    Reads 5,630
  • WpVote
    Votes 945
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 16, 2026
Dia laki-laki berhati beku dan berpikiran luas. Tertekan sejak kecil membuatnya menjadi manusia yang tak tersentuh. Kisah hidupnya rumit dengan keluarga yang tak pernah ia inginkan. Bersama kepura-puraan ia hidup dan besar menjadi anak yang pendiam. Bicaranya tak pernah didengar, protesnya pun selalu di abaikan. Seakan rasa sakit sudah menjadi sahabatnya sejak lahir. Tidak, bukan fisiknya yang sakit melainkan hatinya. Jika saja ia tak bertemu dengan orang-orang yang kini menyayanginya, ia sudah berencana akan mengakhiri hidupnya. Percuma ia hidup saat itu, ia dibuat seakan hanya untuk menjadi barang pamer dan formalitas belaka. Tanpa kasih sayang dan cinta, ia tidak akan pernah menerima itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • DEAR NAYA: From Raka
  • Trust
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Still You [END]
  • REZZA
  • From Aleeza!
  • Retrouvailles

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines