IT'S YOU

IT'S YOU

  • WpView
    Reads 1,901
  • WpVote
    Votes 258
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 5, 2021
PUBLISHED: 13/1/21 STATUS: ON GOING ---------------------------- "Kamu gak akan pernah mengerti bagaimana rasa sakitnya kehilangan" - Verlita Ardelia Sanjaya "Kalau aku sudah sampai, aku pasti hubungin kamu" - Adimas Wisnu Wardhana "Jika mencintaimu adalah sebuah kepedihan, biarkan aku menanggung rasa pedih itu sendirian" - Arrasya Karunia Algantara Shakeil ------------------------------
All Rights Reserved
#93
protective
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine, No Exit (END)
  • Friendzone
  • Tentang Kita
  • The Rainy Nights (END)
  • Perfection Psychopath [Revisi]
  • You Are [Completed]
  • BagasTara [E N D]
  • ARGA  [ COMPLETED ]
  • The Days for Rukia Kuciki
  • 🌽 ANDORETA (END) 🌽

Follow sebelum baca, yaaa! Jangan lupa vote dan komen. Selamat membaca ❤️ ___ Naya selalu punya kendali penuh dalam hidupnya--hingga Rayhan datang dan menghancurkan semua batasan yang pernah ia bangun. Sejak pria itu muncul dengan tatapan gelap penuh obsesi di ruang rapat perusahaan, dunianya jungkir-balik. Rayhan, CEO muda dengan reputasi dingin dan kejam di dunia bisnis, tanpa ampun menyeret Naya ke dalam perangkap cintanya yang obsesif dan posesif. Awalnya, Naya yakin bisa melawan. Tapi setiap kali ia mencoba kabur, Rayhan selalu berhasil menariknya kembali--makin dekat, makin erat, makin dalam. Di antara deretan gedung pencakar langit Jakarta yang sibuk dan penuh intrik bisnis, mereka terjebak dalam hubungan yang dipenuhi kebencian, keinginan, cinta, dan obsesi yang tak berujung. "Aku tidak pernah waras kalau soal kamu, Naya. Kalau kamu berpikir ada jalan keluar, kamu salah. Kamu milikku--tanpa pintu keluar." Di antara logika dan perasaan, batas antara cinta dan obsesi pun semakin kabur. Kini Naya tahu, tak peduli sejauh apapun ia berlari, ia tak akan pernah bisa pergi--karena hatinya sudah lama memilih untuk menetap dalam pelukan Rayhan. Selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines