Rain
  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 21, 2021
Raina Virgi Anastasya, dipanggil Rain. Seorang wanita yang mengalami trauma psikis terhadap hujan, setelah mengalami peristiwa menyesakkan bertepatan dengan hujan tiba. Pertama adalah peristiwa mamanya yang meninggalkannya di rumah kontrakkan ketika usianya masih 5 tahun, kedua saat dia ditinggalkan oleh cinta pertamanya yang bernama Nata Arkana yang biasa dia sebut Kak Nat tanpa alasan, teman dekat satu-satunya di panti asuhan yang berjanji akan membantu Rain mencari mamanya. Menginjak dewasa Rain diadopsi oleh keluarga kaya raya yang tidak punya anak dan membantunya mencari mama dan Kak Natnya itu lewat detektif handal, namun sayangnya pencariannya itu tidak mudah, banyak peristiwa menyesakkan terjadi. Di sisi lain ada Hara Gantari, sahabat Rain semasa kuliah, yang selalu berada disisinya saat mengalami hal-hal yang sulit, tapi Hara masih belum mampu merebut hati Rain. Bagaimana kisah harunya? Mampukah Rain menemukan mamanya? Kenapa mama Rain harus meninggalkannya? Bagaimana Rain bisa bertemu dengan Kak Natnya? Apa alasan Kak Natnya meninggalkannya. Penasaran? Ikuti terus kisahnya perbab readers, ditunggu saran dan kritiknya yaaa ...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Derai Hujan
  • TAKDIR CINTA ALLAH [ON GOING]
  • Lingga [SELESAI]
  • RANIA [Revisi]
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Apa Itu Cinta? (Completed)

Namanya Rain. Katanya, ia adalah gadis kasar, seenaknya sendiri, urakan, dan ceplas-ceplos. Mungkin itulah sebabnya semua orang enggan mendekat. Namun, mereka tak pernah tau, berapa keras usahnya untuk bertahan hingga saat ini. Di saat semua seakan tak memberi tempat untuknya bernapas lega. --- "Stop caper sama mama papa, gue muak dibandingkan sama lo terus." "Gue juga capek, Re." --- "Lo baik, Cira. Ngga kayak gue yang urakan, jadi lo pantes dapetin semua kebaikan orang-orang di sekitar lo, termasuk abang dan sahabat gue. Sebelum ada lo-pun, mereka ngga sebaik itu ke gue kok, jadi lo ngga perlu merasa ngga enak"

More details
WpActionLinkContent Guidelines