My Cool Husband [REVISI]

My Cool Husband [REVISI]

  • WpView
    Reads 3,746,928
  • WpVote
    Votes 228,467
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2026
⚠︎ TAHAN EMOSI ⚠︎ Bagaimana jika kalian dituntut untuk bertanggung jawab padahal tak membuat kesalahan apapun. Itu yang dialami oleh Keano Sanjaya. Karena keadaan ia diharuskan menikahi gadis yang tengah hamil dan itu merupakan perbuatan adiknya sendiri. Tak pernah terbayangkan sebelumnya jika takdirnya akan seperti ini. Menikah muda dengan gadis yang baru ia kenal. Penasaran dengan kisah mereka? Cuss baca:) ___________________ High rank🏅 #1 in fiksi umum - [02/09/21] #1 in highschool - [05/09/21] #1 in youngadult - [07/08/21] #1 in pregnant - [20/08/21] #1 in story - [04/02/23] #1 in cool - [06/06/24] #2 in teenfiction - [20/07/21] Cover by @pinterest
All Rights Reserved
#4
story
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Baby's Contract✓
  • SOLITUDES
  • I'm Sorry [Terbit E-book]
  • [✔️]1. Baby Boy
  • REGATHAN [END]
  • Berandal school is a good Papa
  • ANGKANA [ End ]
  • MY PERFECT WIFE

Cerita ini sudah tamat dan bisa kalian dapatkan versi lengkapnya di Karyakarsa kataromchick atau versi ebook di google playbook 'Faitna YA'. ~~~~ Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

More details
WpActionLinkContent Guidelines