Suatu Hari Nanti

Suatu Hari Nanti

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 190
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 22, 2021
WpInfo
Fiction
Historical
"Dan sekarang aku minta kamu untuk menulis atau menggambar atau membaca buku. Terserah buku apa yang penting buku itu bermanfaat, terserah menulis atau menggambar apapun itu. Kemudian tataplah keluar jendela atau bingkai foto setelah menulis satu kata atau menggambar satu garis atau membaca satu kata." demikian sambungan terakhir di halaman kedua. Mengisahkan sebuah kejadian-kejadian selama 2 tahun masa SMP. Dari kelas 8 semester 2 sampai lulus SMP. Dengan kedua sahabatnya Alok dan Rio, Alvaro bisa melalui semua masa-masa itu dari berbagai ulangan, ujian-ujian penting lainnya dan bahkan permasalahan dengan seorang guru! Beberapa cara dilakukan ketika mereka harus mengikuti UN sambil menikmati masa terakhir SMP. Dari sebuah buku kecil hingga pesan-pesan penting dari seseorang untuk mereka bertiga jika mereka saat mereka memasuki tahap baru nantinya. Dan pesan kepada mereka bertiga tentang permasalahan yang harus siap dihadapi saat SMA. Note : Beberapa nama tokoh memang sengaja tidak disebutkan.
All Rights Reserved
#193
ujian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigration of Bad Boy
  • Improvements
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • azel dan asel
  • ALVASYA [TERSEDIA DI E-COMMERCE SHOPEE, TOKPED,DLL LOTUS PUBLISHER ]
  • Avisha or Avalle : An Extra
  • cintaku untuk alma (Telah Di Terbitkan)
  • Bucin Ala Al [END]
  • Berbagi Arah (TAMAT)

Anjir, gue dimana sih? "Nama saya Vero?" "Iya nama kamu Vero, Nak. Alvero Mahanta," Lah anjir, seinget gua nama gua Alvero Lucano dah! Kapan ganti namanya gua? Gue sebenernya dimana sih! Jangan bilang? Jiwa gue transmigrasi ke nih orang? Karena kecelakaan tragis yang menimpanya, jiwa Alvero Lucano, cowok bad boy yang terkenal karena tatapan elangnya, bertransmigrasi ke tubuh seorang Alvero Mahanta, cowok culun yang sering mendapat bullying di sekolahnya. Kepala yang menunduk saat jalan dan sirat mata yang selalu terlihat ketakutan. Ia tak kuat dengan kehidupan yang ia jalani, hingga akhirnya ia mengakhiri kehidupannya sendiri di rumahnya yang megah itu. ••• Kisah ini menceritakan tentang bagaimana jiwa kedua pemuda itu bertukar dan merubah nasib keduanya. Apakah salah satunya akan bisa bertahan? Saat salah satu anggota keluarganya mengetahui fakta bahwa jiwa yang ada dalam dirinya bukan jiwa asli milik tubuh itu. *** Mungkin tulisan saya nggak sebagus orang lain, tapi mohon untuk tidak mennyalin cerita saya. Saya menulis ini dengan susah payah, MOHON PENGERTIANNYA

More details
WpActionLinkContent Guidelines