ILY CAPTAIN CHANDRA !

ILY CAPTAIN CHANDRA !

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 14, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Bugh... Bravo tumit heels nya menghantam tengkuk pria yang tengah berdiri di tepi jembatan tersebut "What the---Arisha??" Pria itu membalikkan badan seraya melepas air buds dikedua telinganya "..." "Lo beneran Arisha kan? Arisha Rana Shakilla yang suka ngumpet kalo gue nyambangin SMA ANGKASA!?" Kedua alis Arisha nampak berkerut menerima pertanyaan beruntun dari seorang pria dengan setelan Pilot yang nampak necis dengan kacamata hitam yang bertengger dihidung mancungnya itu,dan dari mana pria itu mengetahui nama nya? "Lo ngak inget sama gue?" Pria itu kembali bersuara kali ini sambil menunjuk dirinya sendiri lalu melepas kaca mata hitamnya. Ok sekarang Arisha ingat siapa pria dihadapan nya ini tak lain dan tak bukan adalah seorang Chandra Mahardika "Buaya nya" SMA GARUDA yang pernah berjaya pada masanya. A story by Lilqueen97_ Cover by : Pinterest
All Rights Reserved
#56
pilot
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stumbled Into You
  • Raden
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • DAKSA [END]
  • Arsyilazka
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Gardenia | END
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • ADARA [SELESAI]
  • ARESKA DAN ALENTA (End)

Keputusan Arrisa Andriani Lekha untuk hidup mandiri seharusnya menjadi awal dari lembaran baru yang penuh ketenangan. Namun, semuanya berubah saat ia tanpa sengaja berkenalan dengan tetangga barunya-seorang pilot muda dengan aura dingin dan tatapan tajam, Gion Zevigo Athara. Hari pertama di apartemen barunya, Arrisa sudah harus menanggung malu di hadapan pria itu. Sialnya, seolah takdir gemar mempermainkan dirinya, setiap kali bertemu Gion, pasti ada saja insiden memalukan yang terjadi. Dari tersandung kabel, menjatuhkan belanjaan, hingga hampir terjungkal di tangga-semuanya terjadi di hadapan pria yang kini ia beri label **"cowok ijo neon"** karena sikapnya yang mencolok sekaligus menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, tatapan tajam Gion yang dulu terasa dingin mulai tampak berbeda di mata Arrisa. Kata-kata datarnya yang dulu mengesalkan justru kini terdengar menenangkan. Dan sialnya lagi, ada sesuatu di dalam hatinya yang mulai bergetar setiap kali pria itu berada di dekatnya. Lalu bagaimana jika hati yang dulu penuh kebencian perlahan berubah menjadi debar yang tak bisa ia kendalikan? Mungkinkah benang merah takdir telah mengikat mereka lebih kuat dari yang Arrisa kira?

More details
WpActionLinkContent Guidelines