Story cover for - SYNANTISI - by vanztx_
- SYNANTISI -
  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Suara 3
  • WpPart
    Bagian 2
  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Suara 3
  • WpPart
    Bagian 2
Bersambung, Awal publikasi Jan 14, 2021
SYNANTISI adalah pertemuan ku dan dia, lelaki sempurna yang pernah ku temui. Pertemuan yang menyatukan ku tanpa persetujuan dari Tuhan. 
Pertemuan yang lama kelamaan menjadi beban, lalu hilang dengan rasa segan. 
SYNANTISI yang membuat aku dan dia saling memberi rasa,rasa jangka panjang yang tak kunjung hilang. 

Lalu seiring waktu berjalan, terbitlah Synantisi yang indah, dengan izin dari sang pencipta dan pemilik dari raga.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan - SYNANTISI - ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#5puisisajak
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Remember Me As A Time of Day✅ cover
BE(LIE)VE YOU ✓ cover
SHETAN cover
PERJODOHAN PAKSA ( END ) cover
Korban silaturahmi [TAMAT] cover
LYBLOP [✓] cover
Stay With Me Please cover
Behind The Truth [COMPLETED] cover
langit biru  cover

Remember Me As A Time of Day✅

54 bab Lengkap

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.