Terobos Ajalah! [On Going]

Terobos Ajalah! [On Going]

  • WpView
    Reads 9,487
  • WpVote
    Votes 2,171
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 5, 2023
Naura selalu berharap kalau ini hanya mimpi. Walaupun ini mimpi, ini adalah mimpi terburuk bagi Naura. Naura tidak pernah membayangkan kalau akan di jodohkan dengan Siswa kelas tiga SMA. Heh! Naura ini seorang Mahasiswi, umurnya sudah hampir dua puluh tahun. Sedangkan Rafga baru berumur tujuh belas tahun. Bunuh Naura sekarang juga! Rasanya Naura ingin menangis saja. Bagi Naura, Rafga itu bocah menyebalkan, sangat usil, dan suka merepotkan Naura. Sedangkan Rafga selalu beranggapan kalau Naura itu nenek-nenek cerewet dan suka mengatur. Ini kisah RaNa, Rafga dan Naura. Dua insan yang di satukan lewat perjodohan yang berakhir menjadi tunangan. Perbedaan umur membuat keduanya sering berbeda pendapat. Akan 'kah mereka bertahan, atau memilih untuk berpisah lantaran perbedaan usia?
All Rights Reserved
#270
mahasiswi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Lecturer Is My Roommate
  • My Cold Ketos
  • ZiaZayka[TAMAT]
  •  Six Kizi
  • Married With Senior (Selesai)
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • BADBOY IS MY HUSBAND
  • Seraphic [Perjodohan] | {END}√

Tidak ada pilihan lain bagi Kiara Zefanya selain harus menjalani hidup satu atap dengan seorang laki-laki yang tegas, berwibawa, gila kebersihan dan takut dengan segala sesuatu hal berbau horor. Dia adalah Arfan, yang tak lain adalah dosen baru di kampusnya. Arfan juga tidak pernah berpikir untuk berbagi rumah dengan seorang gadis asing seperti Kiara. Tapi takdir seolah menginginkan keduanya untuk bertemu. "Jangan sentuh barang-barang di rumah ini atau kamu keluar dari sini sekarang juga!" "Temen saya setan semua loh pak, Bapak mau saya undang mereka semua ke sini?" "Saya nggak takut, Saya lebih takut lihat kamu berkeliaran di sini!" "Bapak serius? saya undang mereka nih." "PERGI DARI RUMAH SAYA SEKARANG!" "Nggak mau!" "Maunya apa kamu, hah?" "Jadi ibu dari anak-anak bapak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines