Cinta Terjalin Senja

Cinta Terjalin Senja

  • WpView
    Reads 20,079
  • WpVote
    Votes 2,250
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2025
Bahuwirya tak pernah berharap ia jatuh cinta pada gadis lugu yang terus menatapnya dengan rasa penasaran. Bagaimana ketika gadis itu mendekatinya, bertanya padanya, serta mengajaknya berbicara pada suatu hal yang selama ini belum ia rasakan di dunia. Gandes Naeswari, nama gadis itu selalu terngiang dibenaknya sekarang. Setelah tahu alasan untuk hidup di hutan seorang diri membuat Bahuwirya mengerti. Gadis lugu itu hanya butuh ketenangan, menjalani hidup yang semestinya tanpa harus dipenuhi pertengkaran serta siksaan batin dari ibu juga kakak tirinya. Bahuwirya tidak akan melupakan tatapan penuh luka, terselip raut muka kecewa ketika tahu bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Kesalahan yang tak seharusnya Bahuwirya lakukan ketika berada di dunia manusia kala itu. Bahuwirya tentu berbeda dengan Gandes. Cara hidupnya saja sudah berbeda seratus delapan puluh derajat di antara mereka, apalagi keinginan Bahuwirya untuk menyesuaikan hidup menemani gadis itu hingga dipenghujung mautnya? Jelas Bahuwirya menyadari dirinya salah, membiarkan Gandes jatuh pada kesalahpahaman membuatnya terperosok ke dalam lubang tanpa dasar. Tatkala keduanya dipertemukan kembali, akankah Bahuwirya termaafkan? Sekaligus melepas kutukan dari tubuhnya yang telah tertanam sejak beberapa ratus tahun lalu. - "Meski ribuan tahun mengikis kisah romansa antara kau dan aku, perasaan 'itu' tak akan pernah luntur oleh lekangnya waktu. Tidak peduli dirimu bereinkarnasi puluhan kali, aku akan tetap menunggumu, dewiku." 💯 Fiksi ---- Cover from: pinterest Pertama update : (15-05-21) Para plagiator, menjauhlah. Murni hasil imajinasi, selamat menikmati.
All Rights Reserved
#22
wilwatikta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Bisikan Cinta Sepertiga Malam (On Going)
  • PROMISE
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Back To Change i'm aletha now ! #wattys2018
  • However (Terbit✔)
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Aiserana: Transmigrate To Villain Figures
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)

"Jangan menatapku". Abrar masih dengan mata terpejam "Kenapa ?" " Nanti kau bisa lupa pada pacar mu". "Pfffffpfffff" Awinda mengantupkan kedua bibirnya mencegahnya tertawa lebar. "Kau benar ". " Jadi kau sudah punya pacar". " Kau mengintrogasi ku ". Kini Awinda membalasnya. Abrar menelan Salivanya. Terdiam dalam senyapnya. Ia tak ingin melanjutkan pertanyaan apapun. Karena jika ia banyak tahu kenyataan, maka bisa jadi hal - hal pahit yang akan ia dapatkan. Hidup mengajarkannya untuk sering menerima kenyataan pahit ketimbang mengharapkan sesuatu yang ternyata hanya sebatas angan dan impian. "Cepat tidur". "Belum mengantuk" sahutnya cepat. " Kenapa kau biarkan aku mengambil baju dan celana mu padahal kamu punya tenda ini. ? Bodoh ". " Ambil lah apapun yang kau mau dari ku". " Sejak kapan kau menjadi buaya ? " " Setelah masuk kedalam lubang tanah dan bertemu ratu buaya ". Awinda mencubit perut Abrar. Sehingga ia menggelinjang nyeri dan meminta ampun. Ia meraih tangan Awinda dari perutnya dan meletakkannya didadanya. " Tidurlah, ini peringatan ku yang terakhir". Perlakuan Abrar membuatnya meringis, kini Abrar juga mulai mengamcamnya. Berusaha memejamkan mata dan perasaan hangat itu kembali menjalar ulu hatinya. Ia kesulitan untuk menarik nafas namun ia mencoba menghirup udara lewat mulutnya lalu mengeluarkan kembali perlahan. " Kau kedinginan ? " Abrar membuka suara, " Hmmm " "Kau bisa terkena hipotermia dan sulit bernafas".

More details
WpActionLinkContent Guidelines