Rumah Singgah

Rumah Singgah

  • WpView
    Reads 3,541
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 10, 2023
"Waktu ranting mengalami patah, pohon memang kehilangan bagiannya. Tapi pohon itu tidak hanya memiliki satu ranting. Sama hal nya tangga menuju mimpimu, jika ambruk sekali masih banyak tangga lain. Kalau patah, tumbuhkan lah lagi." - Saat kakak laki-laki sulungnya- Malaka Prawidja berhasil menggapai tujuan terbesar dalam hidupnya untuk dipersembahkan pada Ibu ; Kahiyang tahu bahwa yang akan dipecut asa berikutnya adalah ia. Bukannya Kahiyang tidak suka atau merasa terpaksa, sebab mempersembahkan keberhasilan pada Ibu juga merupakan tujuan ia hidup. Hanya saja, sampai Lily Desember bermekaran menghabisi penghujung usia 20 tahunnya ; Kahiyang belum juga dapat memenangkan apapun yang bisa dibanggakannya di depan Ibu dan keluarganya. Entah sudah berapa banyak waktu yang sudah ia habiskan untuk mengejar asa dari bakat yang paling dibanggakannya. Tapi tetap tidak ada hasil yang memuaskan. Kahiyang benci, jika menyadari bahwasanya suatu saat nanti bisa saja usaha mati-matiannya di masa muda hanya menjadi sejarah hidup belaka untuk diceritakannya saat sudah menjadi istri dari seorang pria. Cangkir teh kembali ia isi, terus menerus sampai ada kemungkinan bahwa teh dalam cangkir itu bisa melelehkan cangkir yang menampungnya.
All Rights Reserved
#230
runtuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • Feeling (Jjk - Iny) [Complete]
  • Ѕᥱ⍴ᥙᥴᥙk Ѕᥙrᥲ𝗍 || Choi Beomgyu
  • It's Always Been You✔️
  • Black Code (Lima)
  • Rainbow
  • A Life That Turns
  • The Smell of Rain - Koo Junhoe & Kim Jiwon [END]
  • save me

[JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KETIKA MEMBACA & FOLLOW AUTHOR] Kehidupan Kayla Zahira terasa menyenangkan dan berjalan normal dengan ia yang bercita-cita menjadi seorang penulis, namun pertemuannya dengan Arjuna Pradipta membuat seorang Bagas Ardiansyah mulai khawatir jika ingatan Kayla di masa lalu yang sengaja ia kubur dalam-dalam akan terbuka seiring berjalannya waktu seperti sebuah kotak pandora. "Jauhi Juna, abang gak suka kamu berhubungan sama dia" "Abang jangan gitu, pak Juna baik dia juga perduli sama adek." Bagas hanya bisa terdiam tak sanggup menjawab setiap kali Kayla bertanya kenapa Bagas sangat tidak menyukai Juna yang di mata Kayla adalah sosok pria yang dapat diandalkan dan sangat baik. Tanpa sepengetahuan Kayla, yang Bagas mau hanyalah Kayla menjalani hidupnya dengan tenang dan nyaman tanpa harus menoleh ke belakang lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines