KISAH KECIL AFKAR

KISAH KECIL AFKAR

  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
°Untuk Diana, perempuan dengan goresan indah di pipinya. Aku mencintaimu dan membencimu dalam satu hati.° Ini bercerita tentang satu orang manusia yang mempunyai sifat perangai iblis dan perangai malaikat. Mempunyai dua kepribadian yang bertolak belakang justru tak membuat dia selaku tokoh utama harus terburu-buru pergi ke psikolog. Kisah cintanya yang tak sebaik apa yang dirinya bayangkan dan tak sebaik apa yang terjadi pada sebuah cerita dongeng membuatnya memendam kembali perasaan yang masih utuh dan masih sempurna. Kejadian yang terjadi pada saat itu membuat dirinya melupakan selamanya siapa jati dirinya sebenarnya. Apakah dirinya pembunuh atau seorang yang sedang mencintai sosok perempuan yang sempurna? Perlakuan keji dan sejenisnya menimpa dirinya hingga dirinya mengerti apa arti dari cinta saat itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • Transmigrasi Adella
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • I Just Need Love
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • AILAH(END)✅
  • FRIENDZONE
  • A Symphony of life

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines