Cerita Khayal Pemuda Silent

Cerita Khayal Pemuda Silent

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 14, 2023
NB : Mohon maaf jika kisah ini tidak sesuai ekspektasi kalian. Kasih kritik dan sarannya? ✧Happy Reading✧ Hari ini aku mulai tersadar. Setelah langkahku menyelusuri setiap kolidor sekolah. Di sinilah aku sekarang, depan gerbang sekolah samping pedagang es doger. Aku memutuskan untuk mendudukkan bokongku, memperhatikan siswa-siswi berlalu lalang keluar gerbang. Semua orang seakan menyapaku dengan senyuman. Bibir mungilku reflek membalas setiap senyum yang mereka berikan. Hingga akhirnya aku tersadar akan satu hal. Bahwasanya mereka tersenyum dengan orang yang berada di sebelahku. Senyumku pudar seraya berkata, "Ah iyah, alamnya kan udah beda." Gimana kelanjutannya? Ayo langsung saja ke-TKP. Tempat ketikan pertama. Kalo suka, baca sampai selesai, ya. Salam senyum :) Pittaap Ettan
All Rights Reserved
#388
orangtua
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARGA [TAMAT]
  • BAGASKARA [TERBIT]
  • Angan : Masa Muda
  • Tentang Aku, kamu, dan Putih Biru
  • Anak Kecil Ngomongin Cinta?
  • Antara Cinta dan Lara
  • ReinSheria [COMPLETED]
  • RIO - Stay With Me✓
  • BEAUTY INSIDE
  • SHILA [END]

"Awal yang suka, akhir yang duka." -𝒷𝓎 𝒞𝒽𝒶𝓇𝓂ℯ𝓃 𝒯𝓌ℯ𝓁𝓋𝓎 *** "Nay, lo gak mau tanya ke gue kenapa gue gak ngajak pacaran lo, padahal perasaan kita sama-sama suka," ujar Arga dengan pandangan menatap langit malam yang indah dipenuhi bintang. Dengan posisi terbaring, Kanaya menoleh ke Arga lalu menggeleng. "Enggak, emang kenapa?" Arga tersenyum tipis mendengar pertanyaan itu. Ia pun mengubah posisi menjadi duduk tegak, diikuti Kanaya. "Karena kata Bunda kalau suka sama cewek itu bukan diajak pacaran, tapi langsung dihalalin. Itu baru namanya cowok." Arga mengambil tangan kanan Kanaya untuk ia genggam. "Jadi, tunggu gue lulus kuliah, pinter kerja, dan perbaikin iman dulu, setelah itu gue lamar lo." *** "Kalau Dhiren nangis, tenangin dia, ya?" "Aku mau tidur, ngantuk. Jaga Dhiren baik-baik, ya?" "Selamat tidur Ibu dari anakku." *** ➡️Start: 7 November 2021 ➡️Finish: 4 Februari 2022 🆂︎🅰︎🅻︎🅰︎🅼︎ 🆆︎🅰︎🆁︎, 🅰︎🆄︎🆃︎🅷︎🅾︎🆁︎ 🅰︎🆁︎🅶︎🅰︎🦏

More details
WpActionLinkContent Guidelines