HARYO (TAMAT)

HARYO (TAMAT)

  • WpView
    Leituras 800,209
  • WpVote
    Votos 64,113
  • WpPart
    Capítulos 52
WpMetadataReadMaduroConcluída ter, out 19, 2021
WpInfo
Ficção
Romance
Cover by @Avavva Aku hanya lelaki biasa yang diberi kelebihan harta dan kedudukan. Dalam keluarga kami, aku adalah satu-satunya anak lelaki yang biasa disebut penerus keluarga. Karena satu-satunya lelaki, maka keluarga besarku menuntut ku untuk memberikan keturunan agar kelangsungan nama keluarga tetap terjaga. Hingga usiaku tiga puluh tiga dia satu-satunya wanita yang kuinginkan menjadi istri, kekasih dan teman untuk menghabiskan sisa umurku. Hanya dia yang kuinginkan menjadi ibu anak-anakku. Dan dia adalah kekasih keponakanku.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • One More Taste
  • Kuterima Khitbahmu (TAMAT)
  • Unplanned Wedding [END]
  • Rekam Jejak Tritici (END)
  • Still The Same
  • 2. Fotosfer (END)
  • Me (End)
  • Kenneth & Keinna 2 [Complete]
  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]

Seperti namaku, faktanya aku adalah anak dari wanita kedua dalam hidup Ayah. Walau ibuku tetaplah satu-satunya istrinya sampai ia meregang nyawa. Tapi cinta Ayah tak pernah ada untuk ibu dan untukku, kemudian aku muak menjadi anaknya. ==Abimanyu Putra Respati== Mendiang ibuku memberi nama unik padaku. Berharap kelak aku akan berguna layaknya arti dari nama yang ia beri. Tetapi Ayah tak berpikir demikian. Ayah menginginkan anak laki-laki, ia bahkan berharap hal itu sebelum ia dan ibu menikah. Namun aku terlahir sebagai perempuan, dan itu merupakan salahku. ==Ariza Sativa== To be a parent. Bagaimana mereka bisa melakukannya, jika yang terkenang akan sosok orang tua hanyalah kebencian semata. Tapi Abi dan Riza membuktikannya, mereka bisa menjadi orang tua yang lebih baik dari yang bisa orang-orang bayangkan. Setelah terusir dan terluntah bersama, takdir seakan menertawakan keduanya. Bahwa Tuhan, masih senang memberi ujian.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo