ALTARA
  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 3, 2021
"Ihh!! Aku kurang apa sih? Aku udah perhatian sama kakak, masa di anggurin." Ujar nya. "Mau tau apa kurang Lo?" Tanya Altair dan sang gadis mengangguk. Altair mendekat dan membisikkan sesuatu. "Lo kurang cantik! Dan Lo bukan selera gue! Bahkan untuk melihat wajah Lo aja gue gak Sudi! Lo itu menjijikkan!" Kata Altair dingin, Altair pun pergi tanpa memperdulikan sang gadis. "KAK ALTAIR BAYUNG BRAWINGGA!! SUATU SAAT KAKAK AKAN NARIK KATA KATA ITU! LIHAT SAJA!!" Teriak Tara di sepanjang koridor. ________________________________________________________________ Dulu dia dikucilkan, di bully, dan dibenci hanya karna wajah nya yang kurang enak di pandang. namun sekarang semua itu berbalik menjadi pujian ketika ia berubah menjadi bidadari tak bersayap, gadis itu berubah hanya karna satu pria, Altair, gadis itu ingin Altair menarik kata kata nya dulu. "Lo Tara kan?" Tanya Altair syok, Gadis itu memutar bola matanya malas, ia berbalik dan menguncir kuda rambut nya. "iya! aku Tara! Tara Embun Farasya, perempuan yang menjijikkan buat kakak!" Ketus Tara lalu berjalan menjauhi Altair. Altair memegang dadanya, jantung nya sudah tidak karuan sekarang. "Mustahil." Gumam Altair. ______ ______________ ingin tahu apa yang akan terjadi dengan mereka? mari kita kupas tuntas semua kisah mereka. DILARANG KERAS MENJIPLAK KARYA GUE! JIKA KARYA LO MAU DI HARGAI, HARGAI KARYA ORANG!
All Rights Reserved
#117
bara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amor Almira
  • Friendship In Love
  • THE CLIMB [Completed]
  • HATRED [On Going]
  • KENZO [Revisi]
  • ZIELIA
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • Cappucino Girl (TAMAT)
  • ALTARSYA
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]

Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines