We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hujan tak pernah membawa takdir

Hujan tak pernah membawa takdir

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
" hujan tak pernah membawa takdir ke dalam kenangan indah. karena apa? karena langit tidak pernah komitmen." Farasya Arunika Almina. Hujan terus mengguyur deras di halte dekat sekolah, mengingatkannya pada sebuah kenagan yang menyakitkan dalam masa lalu Arunika. Yaitu sebuah peristiwa yang sudah merenggut nyawa kakaknya pada tragedy kecelekaan di musim hujan. Musim hujan yang membawa takdir yang indah malah justru sebaliknya. Suatu hari kejadian di waktu istirahat Arunika tidak sengaja harus berurusan dengan salah satu most wanted kesayangan cewek-cewek se-antero sekolah termasuk teman-teman dekatnya yang sangat tertarik dengan most wanted yang terkenal rupawan tampan di sekolah. Akhirnya Arunika harus menuruti apa yang ia mau kalau tidak sekolah akan menjadi nasib di tangan Arunika karena sekolah ternama itu milik orang tua Aidan Sanjaya. Lalu apakah Aidan akan memahami perasaan Arunika setelah melihat apa yang ia alami di masa lalunya dengan mempercayai hujan sebagai takdir yang indah? Ideku buat sendiri PLAGIAT JEMPLOMU TAK TUGEL !
All Rights Reserved
#48
dead
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amērta.
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ARGAN [END]
  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)
  • Senja Yang Sunyi
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • 💞Takdir Cinta💞
  • NADIR
  • ARDHANI [ On-going ]
  • Lalu, aku ini siapa? [COMPLETE]
Amērta.

Setiap detik yang berjalan, menjadi saksi bisu betapa menderitanya dua insan yang tak dapat bersatu bagai arunika. Sebutir harapan pada kerinduan yang melekat oleh waktu, nelangsanya, dua daksa itu bahkan tak dapat hanya untuk menikmati senja bersama, begitu menyakitkan ketika mereka menyadari tidak akan pernah ada kata 'kita' pada akhir cerita. Berandai-andai jika takdir memberi setitik saja harap, setidaknya sampai keduanya mengerti bahwa mereka telah di toreh takdir untuk tetap berpisah dalam bayang semesta. Singkatnya, Aira dan Demonic di kehidupan yang lain. |S2 of Exchange soul with Villains| Dapat di baca terpisah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines