Mari Bercerita

Mari Bercerita

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 16, 2021
Perihal luka lama yang menemukan penawarnya, dan kini harus direnggut paksa oleh masalalunya. Tuhan, adilkah semua ini untukku? atau memang ini adalah bagian dari rencanamu? apapun itu semoga dirinya tetap bahagia begitupun diriku. Tuhan, terimakasih pernah kenalkan dia padaku dia sosok berharga dan terhebat yang pernah aku miliki, meski kita sudah tak bersama lagi. Kumohon bahagialah aku melepasmu agar dirimu bahagia, meskipun pada kenyataannya tanpaku kamu baik-baik saja
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HARASTHA [ Seni Merawat Luka ]
  • Mazoya Ananta
  • HILANG, BERGANTI
  • Broken Soul (END ✔️)
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • Skenario Allah✔[End]
  • Paket dari Tuhan
  • Gengaman dalam Kegelapan
  • TAK BERSAMBUT

SPIN OFF RINTIK SENDU Luka ada karena kita yang dengan sadar menciptakannya, kecewa ada karena kita juga yang dengan sadar memupuknya. Jangan pernah menyalahkan Tuhan dengan dalih 'keadilan' karena kitalah yang terlalu banyak berangan. Seolah mengkambinghitamkan takdir, meraung tak terima dengan apa yang ada di depan mata, seakan dunia telah hancur dan runtuh seketika. Bangunlah! Jangan terlalu mendramatisir. Namanya hidup memang harus berkawan dengan 'perjuangan'. Tidak ada luka yang sembuh secara tiba-tiba, maka rawatlah! Merawat luka tidak ada salahnya jika memang bahagia menjadi tujuannya. Jangan pernah abai atau meremehkan, karena luka yang besar dan dalam berawal dari luka kecil yang dibiarkan tanpa pernah mendapat penanganan. -Harastha Razqya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines