Saya suka sarkasme. Sarkasme itu seperti sedang memukul wajah orang tanpa menyentuhnya.
Saya suka sarkasme, seolah ada api yang menyala di tubuh saya.
Saya suka sarkasme, kata-kata yang pedas namun tetap berbentuk sastra.
Saya meluapkan amarah, kebencian dan dendam saya dalam bentuk kata-kata.
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
mereka bilang, tidak ada gunanya berkencan kalau ujungnya patah hati.
mereka bilang, tidak ada gunanya menyukai kalau ujungnya menyakiti.
dan mereka bilang, tidak perlu berdekatan kalau ujungnya memakai hati.