SÚTON
  • WpView
    Reads 247
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 17, 2021
Keluarga Sempurna. Apa yang terbersit di pikiran kalian mengenai kata itu? Keluarga yang bahagia? Keluarga yang harmonis? Keluarga yang sangat berkecukupan? Mungkin itulah yang orang-orang pikirkan pertama kali begitu mendengar "Keluarga Sempurna." Namun, "Keluarga Sempurna" bagi Aran Lerthkunakorn adalah tangis, amarah, dan dendam. Aran berusaha melupakan kejadian tragis yang menimpanya. Namun, begitu ia melihat kilas balik kenangan bersama keluarganya, ia merasakan sesuatu yang janggal. Seperti ada sesuatu yang tidak ia ketahui, tidak, seperti ada yang dirahasiakan darinya. Dunia yang sekiranya kecil, seketika menjadi hamparan daratan yang luas dengan banyak tanda tanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • Kesempurnaan Cinta #4✔
  • RAPUH!
  • Riuh Dalam Sunyi
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Embrace again, Arnan
  • Life Script
  • Belenggu Di Ujung Lara (terbit)
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines