Story cover for Missverstehen by indri_rhma
Missverstehen
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jan 17, 2021
Namanya Naluna Amora. Gadis dengan sejuta rahasia yang ia pendam sendiri.
Kesalahpahaman selalu menerpa hidupnya setelah ia dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke Jakarta.

Memiliki kecantikan memang dambaan semua wanita. Tetapi, tidak untuk Naluna. Karena kecantikannya itulah ia terkucilkan, di hianati, dan dibenci.

Hingga suatu hari Nicholas Putra Abraham lelaki dengan sejuta kepribadiannya datang menjadi warna untuk hidup Naluna.

Hidup Naluna berwarna karena adanya Nicholas dan begitu Nicholas, hidupnya merasa tenang jika ia selalu menjaga Naluna. Nicholas menjadi pelindung disetiap sisi jika Naluna merasakan sakit.

Hingga suatu hari terjadilah kesalahpahaman diantara mereka. Membuat hubungan mereka hancur.
Hingga terjadilah penyesalan untuk Nicholas.

Apakah mereka akan tetap bersama?
Apakah Naluna bisa bahagia tanpa Nicholas?
All Rights Reserved
Sign up to add Missverstehen to your library and receive updates
or
#351nicholas
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
Rahasia Hati [On Going] cover
Aruna (Terjerat Cinta Dan Benci) cover
verlies cover
TWINS HEART cover
Surat terakhir dari mama cover
Red string theory  cover
coward cover

Rahasia Hati [On Going]

12 parts Ongoing

Kepada harap yang semu, kepada cinta yang menggebu, dan kepada kita yang mungkinkah akan berakhir menjadi kita? ----------- Setelah keputusan Nala yang dimana ia mengakhiri hubungan nya dengan Aryan tanpa alasan pasti, tidak membuat Aryan berdiam diri bahkan menjauhi Nala. Lelaki itu bahkan lebih gencar untuk mendapatkan hati Nala. Bagi Aryan, Nala bukan hanya gadis yang menemani sisinya yang kosong. Nala adalah orang yang ia percaya, menjadi sandaran untuk dirinya. Nala adalah segalanya setelah mama. Bagi Nala, Aryan adalah tempat rahasia yang ia punya. Segalanya ia tumpahkan pada laki-laki itu. Ribuan kali ia berpikir, apakah keputusan yang ia lakukan benar adanya? Atau hanya akan menyisakan ruang kosong pada hatinya. Mungkinkah keduanya memiliki kesempatan untuk menggapai kata, Kita itu?