IBLIS BUCIN || ChaeSoo

IBLIS BUCIN || ChaeSoo

  • WpView
    Membaca 25,376
  • WpVote
    Vote 3,456
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 24, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kisah seorang Ratu Iblis yang jatuh cinta pada seorang gadis biasa. Namun sepertinya gadis itu akan menjadi alasan dari kehancuran kerajaan sang Ratu. Apakah sang ratu akan melepaskan cintanya demi keselamatan rakyat miliknya? Atau justru kisah ini akan berakhir dengan kemenangan cinta, sama seperti kisah-kisah romantis lainnya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#518
miyeon
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PROblem ✓
  • If You || CHAELISA ✅
  • My Darkness: Death always found you(BpXnct) COMPLETED
  • STAY
  • We Are One
  • 𝕿𝖍𝖊 𝕿𝖍𝖎𝖊𝖋 𝖜𝖍𝖔 𝕾𝖙𝖔𝖑𝖊 𝕸𝖞 𝕳𝖊𝖆𝖗𝖙 || 𝕮𝖍𝖆𝖊𝖘𝖔𝖔
  • Lowkey
  • Adore You
  • My Responsibility, JENLISA (GxG) (END)

"Setiap orang ingin menjadi pahlawan dalam cerita besar dunia, tapi aku hanya ingin memiliki kesempatan untuk memeluk mereka." Choi Jisoo berhati batu telah melunak karena rasa bersalah. Yang masih salah, dia melakukannya setengah-setengah, karena hatinya penuh keraguan, tak punya pendirian, seringkali meyakini hal yang salah, dan mudah terpengaruh. "Aku mungkin gila, tapi tidak sebodoh itu." "Aku mungkin bodoh, tapi tidak segila itu." Choi Jennie dan Choi Chaeyoung sedang saling memunggungi. Kini penuh perbedaan, tapi sebenarnya sama. Sama-sama gila dan bodoh. Mereka adalah si pelanggar aturan yang berusaha berubah menjadi manusia penuh pengertian. "Aku adalah aku. Aku tidak ingin berubah, tapi keadaan memaksaku. Tidak semuanya, aku masih melihatmu." Choi Lisa masih minim kepercayaan diri, tapi ingin membuat semua orang melihat ke arahnya dengan rasa kagum. Sepandai tupai menyembunyikan kacangnya, semahir itulah Lisa menutupi perasaannya. Satu-satunya yang tidak berbeda dari mereka adalah kemarahan. Mungkin waktu dan pengalaman akan membuat mereka lebih belajar cara mengendalikan lidah setajam pedang yang tidak mungkin berkarat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan