P E K A   D O N G ! (On Going)

P E K A D O N G ! (On Going)

  • WpView
    Reads 3,162
  • WpVote
    Votes 666
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 27, 2021
(SEBELUM MEMBACA, FOLLOW DULU AKUN INI. BIAR MAKIN MANTEP, YAH GUYYSS<3) (SEQUEL, PACAR GOBLOK) *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* Salsha menepuk jidatnya, "Duh Dog, gimana nih? Ponsel gue ketinggalan dirumah, mana kita udah nyampe dirumah Hellowen, lagi." Pekiknya, histeris. "Gue kan, jadi mager buat balik." Ujarnya, lesu. Digo menunduk, menatap Salsha yang lebih pendek darinya. "Yaudah, nanti gue ambilin aja." Putusnya. "Nih, kameranya pegangin." Lanjutnya, memberikan kamera pada Salsha, yang diterima gadis itu. salsha memperlihatkan cengirannya. "Uwwuu, emang lo anjing Dog gue terlove." Digo memincingkan matanya, "Gak mau, gue gak mau ngambil!" Salsha membolakan, matanya. Sedetik kemudian, gadis itu tersenyum. "Bercanda, Digo sahabat terbaiknya acuuu!" Pekiknya. Digo menatap Salsha, nanar. "Sahabat, yah Sal?" Salsha menyerngit, gadis itu lalu mengangguk. "Kan, emang sahabat." Digo menghela nafas, tak lagi bertanya. Ia lantas berjalan kearah mobilnya. Lalu menjalankannya. Salsha mendengus, lalu mengangkat bahunya acuh. Gadis itu, beralih berjalan memasuki rumah Sahabatnya. *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* Memiliki perasaan lebih, kepada seorang sahabat. Menurut Digo, menyakitkan. Apalagi, gadis itu tipikal gadis yang tak peka. Sudah berapa kali, Digo memberikan kode-kode pada gadis itu, tapi tetap saja tak mampan.
All Rights Reserved
#60
tiktok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Transmigrasi MyTia [END]
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • KIARA [END]
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines