We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KEYSA
  • WpView
    Reads 848
  • WpVote
    Votes 465
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 1, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
Keyla tahu betul bedanya fiksi dan realita. Di novel, tatapan mata hazel itu berarti cinta. Tapi di dunia nyata, bagi Haksa Adistira, tatapan itu mungkin hanya sekadar keramahan biasa, sama seperti caranya tersenyum pada ibu kantin atau menyapa semua perempuan di kampusnya. Berawal dari pertemuan tak sengaja di pojok toko buku, Keyla terjebak dalam labirin perasaan. Haksa itu hangat, tapi kehangatannya dibagi ke semua orang. Haksa itu perhatian, tapi perhatiannya tak pernah eksklusif. Di saat orang ketiga mulai ikut campur, Keyla tersadar, apakah dia memang pemeran utama di hidup Haksa? Atau cuma salah satu pembaca di antara kerumunan penggemar laki-laki itu? "Kak, jangan bikin aku merasa istimewa kalau cara kakak menatapku sama saja dengan cara kakak menatap dunia."
All Rights Reserved
#741
sijeuni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Sandwich(End)
  • Karakter Sampingan (Haechan)
  • Enemy Beside You
  • Gema Hati Muda [ NEW VERSION }
  • Masa SMK ✅
  • ANGKASA BAGASKARA
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • GISTARA (TERBIT)
  • Bucin Ala Al [END]

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines