Saturnian

Saturnian

  • WpView
    Reads 679
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 11, 2022
"Jangan di buka mobilnya, nanti lo kedinginan. Gue kangen Lo makanya gue samperin." "Nggak papa di luar sini nggak begitu dingin bagi gue yang penting bisa liat Lo." Gavin memasukkan tangannya ke dalam mobil lewat jendela memegang kepala Habelia. "Thanks ya Bel Lo baik banget, nggak salah Rajawali anggap Lo Larena mereka." ••• "Lo udah suka gue Bel? Please kasih ruang hati Lo untuk gue." Habelia melepas genggaman tangan Gavin, "Aku nggak bisa, maaf. Aku cuma anggap kamu sahabat nggak lebih, rasa sukaku ke kamu dan Aslan berbeda Vin." "Sedikit pun Bel?" Tanya Gavin ragu, Habelia menganggukan kepala yakin. "Kamu bisa pergi dari aku, kalau kamu mau. Dari dulu aku udah jelasin ke kamu soal ini." ••• "Lan, kisah kemarin kan belum selesai. Katanya mau sambung hari ini, udah janji lho sama Aku." Rengek Habelia. "Minum susunya dulu, aku tadi beli buat sarapan kamu. Nanti pulang kita beli ice cream." Ujar Aslan penuh perhatian. ••• "Betah Lo di sini? Gue udah bilang langsung pulang nggak usah mampir." Omel laki-laki itu. "Gavin? Bukannya tadi kamu udah pulang? Kok balik ke sini?" "Gue anter pulang, kelamaan disini bisa masuk angin. Lo mau sakit?" Ujar Gavin ketus. ••• "Mulai besok Gue yang antar jemput Lo, dan kejadian hari ini nggak akan terulang lagi. Ngerti?" Papar Gavin. "Tapi setiap pulang sekolah aku sama Aslan, itu udah waktu paten nggak bisa di ubah." ••• "Selama gue masih hidup, gue bakal selalu jagain lo dan ada buat Lo, Itu perintah buat gue dan janji gue ke Lo. Sekalipun hati Lo bukan buat gue." Gavindra Laskara "Gavindra itu perisai yang selalu ngelindungi aku, walau di belakang perisai aku sedang melindungi orang lain. Aku orang jahat yang menyakiti dua jiwa sekaligus." "Habelia itu penyembuh segala lukaku, kalau dia nggak ada ya aku sakit." Aslan Danantya Nugraha Triologi Bahagia yang dirindukan SATURNIAN(BAHAGIA) COVER BY PINTEREST
All Rights Reserved
#294
good
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • ALNI
  • RAKAALENA
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • LOVE STORY QIANARRA
  • Three Targeted Girls!!
  • Still With You
  • SCOMPARIRE
  • My Quuen is Bad Gril
  • BAD GIRL VS KETUA OSIS✓

ICE BOY SUDAH TERBIT DAN ADA DI SELURUH GRAMEDIA Unpublik ya critanya. Part bnyk yg di apus. "Lo udah sayang belum sama gue?" tandas Lea membuat Aldi terkejut. Karena Aldi diam saja Lea pun memilih mengalah. Sudah dikatakan bukan tidak ada ruang untuk dirinya dihati kecil Aldi. Memang benar. Tidak ada ruang sedikitpun untuk dirinya dihati kecil Aldi. "Yaudah kalo lo belum sayang sama gue sekarang, besok gue tanya lagi deh. Siapa tau lo kerasukan jin tomang terus lo ngomong sayang lea, ah senangnya" ucap lea yang membuat aldi melongo mendengarnya. "Lo gila ya?" ucap aldi heran dengan tingkah perempuan didepannya ini. Tadi lea berbicara bijak dan sekarang lihat lah otak lea mulai kembali gesrek. "Gila Karena lo!" jawab lea sambil tersenyum lebar. "Lo sinting!" ucap aldi membuat lea mengedikan bahunya tak peduli. "Sinting karena lo" jawab lea santai lalu lea berjalan meninggalkan aldi. Ini menceritakan tentang Lea yang giat berjuang untuk mencairkan dinginnya hati Aldi yang tidak dapat disentuh. Bagi Lea makian dan bullyan adalah hal yang sudah sangat biasa diterimanya. Bahkan urat malunya sudah putus, yang ada dibenaknya adalah 'Aldi milik Lea'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines