Semesta bersama Ziva

Semesta bersama Ziva

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing2h 4m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 20, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Sports
Semesta bersama gue dengan segala keceriaan sepanjang hari. Persahabatan yang tulus yang gue miliki sungguh membuat hati ini tak ingin meninggalkan tempat kami bertemu, bersama. Kisah cinta gue yang luar biasa menjungkir balikkan hidup, meski begitu tak sampai menelantarkan tanggung jawab sebagai anak. Apalagi kalau bukan impian. Sebenarnya impian gue simple, hanya ingin jadi orang sukses memiliki pendamping yang mumpuni dan dikelilingi para sahabat yang gue sayangi luar biasa. Namun semua itu tak semudah harapan, yang gue hadapi peliknya kisah cinta. Yang gue jalani susahnya dengan materi-materi kuliah yang buat kepala gue pusing tak terhingga, belum lagi patah hati yang bikin hati hancur. Inilah kisah gue, yang pada akhirnya bisa menggapai impian besar, meski hati gue harus merelakan tak ada pemiliknya, apakah itu akan terjadi? Entahlah!
All Rights Reserved
#145
mahasiswa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Best Mama
  • BUBAR JALAN
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • I'II Smile Even it is Hurts
  • Seteguh Kasih Kita (C)
  • BANDOENG DIKALA MALAM [ON GOING]
  • DUNIA EKSPERIMEN
  • Para Bedebah Tua

Anaya berusia 23 tahun, setelah menyelesaikan pendidikannya dia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai personal assisten dari bos cewek super perfeksionis yang super bawel, ribet dan melelahkan "Gusti... kerja capek, gak kerja gak bisa makan.. ribet banget idup" Saat dipertengahan jalan menuju bandara untuk perjalanan dinas, mobil yg dikendarai mengalami kecelakaan karena menghindari kendaraan yg tiba - tiba melintas didepannya. Saat benturan dikepalanya terjadi "Tuhan... baru saja aku merasakan gaji ke 2 setelah bayar hutang. Semoga dikehidupan selanjutnya, gue hidup bergelimang harta, bersuami kaya, berbentuk cantik bak peri" lama- lama kepalanya terasa begitu berat dan semuanya gelap. ****** Dalam mimpinya banyak adegan kekerasan yg dilakukan oleh wanita cantik kepada anak- anak yg bahkan Anaya perkirakan baru berusia 2 tahun "Ampun mama, ampun" sang anak terus menangis sambil memegang tangannya yg di cubit. Karena tidak kuat dengan adegan dalam mimpi, Anaya berusaha membuka matanya hingga "Duchess, Mohon ampuni saya duchess. apakah duchess sudah merasa baik, saya akan panggilkan tabib" Dengan nyawa yang belum berkumpul ia biarkan sosok yang memakai pakaian pelayan zaman dulu itu keluar dari kamar dan ia fokus menatap sekeliling yang terasa aneh. tiba- tiba kepalanya seperti di pukul alat berat dan terasa sangat pusing, hingga kegelapan datang kembali **** On going Cover: pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines