We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ananda
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 18, 2021
WpInfo
Non-Fiction
⁣ Tinta pena ini bermuatan pilu.⁣ Menghantarkan impuls penuh dengan rindu.⁣ Mengenang, dikenang, kenangan.⁣ Goresan tinta romansa, tak sengaja menumpahkan sebuah warna.⁣ Pada tanah kering ini, satu mawar sempat merona.⁣ Indah, mekarnya menghangatkan sukma.⁣ Senyuman dan lirikan matanya,⁣ membuat yang Surya lupa: Bagaimana cara membiaskan cahaya.⁣ Kemudian ia berkata: 'mawar tanah kering ini bernama Ananda!'⁣ ⁣ Goresan tinta romansa, menjadikan aku dan kamu sebagai pemeran utama.⁣ Ini bukan dongeng cinta Rama-Shinta.⁣ Ini hanyalah sepucuk surat, yang berwarna merah jambu.⁣ Pesannya amat sederhana, ditulis dengan tinta yang tetap sama.⁣ Tentang masa kini, masa depan, dan tak lupa kutambahkan sedikit masa lalu.⁣ Masa ketika kita jalankan, aku rencanakan, dan dirimu sesalkan.⁣ ⁣ Selang beberapa purnama: Mengapa aku terus saja membaca?⁣ Naskah percakapan yang tadinya baik-baik saja.⁣ Kini kau abaikan dengan pelan. Senyap. Membisu.⁣ Padahal, aku paling paham tentang dirimu.⁣ Mawar cerewet itu tidak akan pernah berhenti berbicara,⁣ walaupun topan bersiap menghancurkan rumah para pendosa.⁣ Hari ini, mengapa harus aku yang menyaksikan purnama mengeluarkan air mata?⁣ Langit malam kelabu, mengapa kian memudar menuju semu?⁣ Apa benar aku sedang merindu?⁣ ataukah, dirimu yang terus-menerus mengutukku?⁣ Ananda!! Benar, aku sangatlah rindu.⁣ ⁣ ⁣ ⁣ ⁣ ⁣ ⁣
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Anak DESA ✔
  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • Belia & Keandra (END)
  • Arkan&kiara
  • Bianglala
  • Because I'm Stupid (End)
  • Broken
  • Gone(✔)🔚
  • VAGALDARA [TERBIT]

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines