Blooming Like a Rose [Abiana]

Blooming Like a Rose [Abiana]

  • WpView
    Reads 8,899
  • WpVote
    Votes 1,184
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 9, 2022
• Abiana dan setangkai mawarnya • Bergulung dengan ombak adalah rintangan shahih ketika berenang di dalam samudera kehidupan. Bertahan atau menyerah bak persimpangan di ujung jalan, dan hak atas memilih ada dalam kendali akal sendiri. Menjadi kuat bukan serta merta didapat lewat tawa, namun luka berbalut duka nestapa. Sebab terjerembab adalah syarat mutlak menjadi manusia. Tetapi buat catatan di dalam kepala, sekalipun jatuh 100 kali, pastikan raga dan jiwa bangkit 101 kali. Dari sekian banyak cita-cita yang Abiana tulis di dalam notesnya, ada satu yang begitu ia dambakan untuk menjadi bagian dari dalam dirinya. Yakni, mawar. Betapa naifnya seorang Abiana tatkala dirinya berpikir dapat mengesampingkan segala rapuh dan menanggung beban luka seorang diri. Dia bukan hero di dalam komik, pun dia bukan robot yang bisa terus hidup selama diberi baterai, dia hanya seorang putri Adam dan Hawa, dengan segala duka dan keputus asaan di segala sudut tubuhnya.
All Rights Reserved
#450
enemy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amor Almira
  • Salina
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
  • In Seventy Days
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔
  • acalapati
  • Pretending Love [END]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • MAVZIVA

Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines