Nusan(gem)tara

Nusan(gem)tara

  • WpView
    Reads 15,312
  • WpVote
    Votes 3,508
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 7, 2021
Azura, penulis novel online yang harus terbangun ke dunia antah-berantah. Setelah sebelumnya, sempat berpikir untuk mengakhiri hidup agar terlepas dari masalah yang tak kunjung berhenti menghampirinya. Dia diseret, oleh seorang laki-laki asing yang ia temui di dunia tersebut, laki-laki yang tak lain adalah kakek buyutnya sendiri. Hingga Azura, harus menjalani kehidupan penuh intrik Kerajaan, perang yang tak kunjung berhenti memperebutkan kekuasaan, hingga sistim kasta ... Yang membuat semuanya semakin sulit untuk dijalani. "Aku telah cukup belajar arti dari bersyukur. Izinkan aku untuk kembali, Tuhan. Izinkan aku, untuk kembali ke dunia lamaku." -Azura Binar Bahaduri-
All Rights Reserved
#14
panglima
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miracle of Life
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • BOOK I : Soul Fragment
  • DERSIK
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Free Lady : Alternis Time
  • FUCHSIA' : Becoming a Noble Lady [END]
  • The Mist Embracing Eye「SLOW UPDATE」

Bukannya pergi ke alam baka setelah insiden penembakan yang ia alami, namun pada saat membuka mata, pemandangan yang pertama kali dilihatnya adalah wajah seorang pria rupawan yang membayang tepat di atasnya. Ia dan pria itu sama-sama telanjang dan pria itu berada di atasnya karena sedang menyetubuhinya. Secara refleks, Isvara menonjok wajah pria itu kemudian mendorong tubuhnya agar menyingkir dari atasnya. "Apa yang kau lakukan!" raung pria itu. ****** Situasi dan keadaan macam apa ini? Belum selesai benaknya memikirkan tragedi penembakan yang ia alami, Isvara malah dihadapkan dengan kejadian aneh dan rumit. "Apa kau Raja Zeroun Xerxes Ivanovski? Apa sekarang aku berada di Kerajaan Amalis?" Isvara bertanya hanya untuk memastikan. "Untuk apa bertanya sesuatu yang sudah kau ketahui," desis pria itu. "Sepertinya kau benar-benar kerasukan, Selir Isvara Lavanya," imbuhnya. Jawaban pria itu secara tidak langsung mengiyakan pertanyaannya. Isvara tercenung. Darah di wajahnya seolah tidak mengalir sebagaimana mestinya, wajahnya pucat pasi. Bagaimana mungkin ia berada di sini, di dalam buku fiktif kuno pemberian kakek buyutnya, tempat fiktif yang mungkin tidak tertera dalam peta dunia. ****** Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata. *Pictures in some chapters by pinterest. #1 in Indonesia 14/10/23 #1 in Takdir 18/10/23 #3 in Cinta 18/10/23 #1 in Reinkarnasi 20/10/23 #1 in Fantasy 23/10/23 #1 in Posesif 23/10/23 #1 in Romansa 30/10/23 #1 in Kingdom 07/11/23

More details
WpActionLinkContent Guidelines