[Cerpen] Malam Ini

[Cerpen] Malam Ini

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 25, 2021
Ya, Tuhan! Mengapa perasaanku begitu tidak nyaman kali ini? Belum-belum bulu kudukku berdiri. Aku belum mengetahui masalah apa yang membuat keduanya seperti ini. Berbeda dari yang sudah-sudah, sepertinya kali ini lebih parah dan mengancam persahabatan. Aku merasa permasalahan kali ini harus ditanggapi dengan menggunakan kepala dan hati yang lebih dingin. Mengapa harus muncul permasalahan saat aku sedang tidak seperti biasanya? - - - - - - - - - - MALAM INI adalah sebuah cerita pendek tentang persahabatan yang pecah karena sesuatu.
All Rights Reserved
#42
perselisihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friend's Zone's
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Penghianatan seorang Sahabat [Complited]
  • Eliinaa
  • Junior (Ended)
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Cinta Yang Habis
  • Di Balik Niqab [TERBIT]

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines