We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
GARIZ
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 16, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Usahakan Follow dulu baru baca Gariz-Anatta "Terima kasih atas segalanya Riz." Air mata Anatta jatuh dengan cepat ia mengusapnya dengan kasar. "Gue tau kok, sekarang lo udah puas kan? Hah?" Gariz terdiam. Ia menelan ludahnya susah payah, menatap Anatta dengan mata yang berkaca-kaca. "Maaf Nat, gue gak mak--" "Udah cukup Riz, sekali lagi makasih atas kebaikan lo, gue paham sekarang kenapa lo tiba-tiba baik ke gue." Anatta tersenyum kecut dengan mata yang memanas. Anatta beranjak pergi dengan jalan cepat, sedangkan Gariz mengacak rambutnya frustasi. ~Mau tau kelanjutannya? Langsung read aja.... Jangan lupa follow, vote, comment, Dan share ke teman-teman kalian.... Publish: 19 Januari 2021
All Rights Reserved
#4
jebakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • GRAZIE {Update}
  • ALGAFA
  • What Is Love?
  •  ANATHA
  • ALTHA
  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • Hai Darel!
  • ZATARFA (Tamat)

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines