SWEET LIES

SWEET LIES

  • WpView
    Reads 976
  • WpVote
    Votes 215
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 4, 2021
"Apa Ayah harus pergi?" Pertanyaan konyol itu menggema memenuhi ruangan. Membuat Allura berdecak. "Ayah bertanya pada Ara soal itu?---Di selesaikan, Ayah! Bukan meninggalkan!" geramnya sembari menghentakkan kaki asal. Dadanya semakin sakit mendengar perkataan yang sepertinya mudah diucapkan. "Allura sayang sama Ayah. Tapi demi apapun Allura ngga ingin punya pendamping hidup seperti Ayah!" cetusnya kasar. Tentang bagaimana keberadaan raga manusia di mata manusia lainnya. Desain cover: canva.com -Author of Peanut Entertainment.
All Rights Reserved
#508
rumah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AURORA
  • LUKA!
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
  • Om Barra [TERBIT]
  • Paradise
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • BARA POSSESSIVUM
  • BROKEN : The secret of life
AURORA

[SELESAI DAN TIDAK DI REVISI] '. '. ~ ' ' "Aurora hanya menampakkan cahaya nya di malam hari, setelah langit menjadi cerah Aurora sudah tidak berguna lagi" -Aurora ••• "Gue harap Lo lupain perasaan Lo itu"- Langit "Dan semestinya Lo gak boleh punya perasaan sialan itu. Ngerti Lo!" - Langit "soal perasaan sialan dari cewek cacat seperti aku lupain aja. Tapi perlu kakak ingat semua orang berhak mencintai, dan kalau hati bisa diatur aku bakal milih untuk tidak mencintai siapapun." -Aurora "Manusia bisa memilih dengan gampang siapa yang ia suka, tapi manusia sama sekali tidak bisa memilih dengan siapa ia jatuh cinta" - Aurora ••• Menceritakan tentang perasaan fana antara makhluk Adam dan hawa, rasa yang bergaris sama tapi sulit untuk mengungkapkan. . . . . . Picture by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines