MUDJUR
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 19, 2021
WpInfo
Fiction
Mystery
Bagaimana jika seorang remaja yang awalnya tumbuh aktif dan periang seketika berubah menjadi remaja yang lebih pemurung dan pendiam. Tidak ada yang tahu, sampai akhirnya semuanya terbongkar.... "Siapa kamu?!!" Rey terkejut. 'Meliriknya selaras dengan munculnya kerutan kecil di ujung bibirnya' Seorang laki-laki yang sebaya dengan Rey. Cahaya sang purnama yang masuk seolah menjelaskan siluet hitam di sisi lain kamarku. Rambut coklat dan pirang seolah senada menutupi ujung kepalanya, mata biru sayu yang seolah memberikan tatapan yan sulit diartikan, serta hidung yang berbeda dengan kebanyakan teman-temanku merupakan penjelasan yang diberikan sang purnama. "Haii.." dengan ujung bibir yang sedikit mengkerut Apakah ini awal dari semua kejadian buruk atau....???!!!
All Rights Reserved
#242
ongoing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penguasa Alam Ghaib
  • The Whistle //Completed
  • Calm Medicine
  • REBEL HEART "The Beginning Of Rhythm"
  • Friend's Diary I
  • Golden Hour
  • HAUNTED (tamat)

Kami ingin minta kejelasan." kata dukun itu ngotot. "Kejelasan yang bagaimana?" tanyaku "Ya kejelasan apa penyebab anak ini meninggal." "Bukannya bapak ini kemarin sudah jelas?" kataku menunjuk kepada ayah anak itu. "Iya kan pak?" "Iya..." jawab pak Jo. "Tapi sekarang saya ingin lebih jelas lagi." "Bapak ini bagaimana to... kemarin sudah ku hadapkan pada dukunnya, bapak ku suruh bertanya sejelasnya lalu bapak tak mau bertanya mendetail, kemarin kan bapak sudah bicara panjang lebar dengan ruh dukunnya, sampai dukunnya juga minta maaf bapak juga sudah memaafkan, kok sekarang berubah?" "Maaf saya menyela.." kata dukun, "Saya masih tak percaya... dengan apa yang pak kyai lakukan, bisa saja itu hanya rekayasa." "Rekayasa bagaimana?" "Coba pak kyai buktikan lagi, jika itu bukan rekayasa." "Baik... aku akan ambil ruh anak bapak yang sudah meninggal, akan ku masukkan ke orang, nanti bapak tanya sendiri, kalau ndak percaya, nanti mas yang suka usil ini jangan salahkan kalau ku cabut ruhnya, ku lempar ke neraka..., atau ku pindah ke hewan." kataku yang segera minta ijin ke malaikat Isrofil untuk didatangkan ruh anak kecil yang kemarin meninggal. Namanya juga mimpi, ya aneh aneh saja. Satu menit berlalu. Dan ruhnya anak kecil yang meninggal sudah ada di dalam tubuh mediator. "Huuuu huuu.." dia menangis... . . . .PENASARAN...? .ikuti terus jalan ceritanyaa....!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines