HANCUR

HANCUR

  • WpView
    LECTURES 56
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., avr. 8, 2021
Kisah ini hadir karena keegoisan dua orang insan yang menyakiti benihnya. . . Gadis yang tanpa lelah menyembunyikan rasa sakitnya dari dunia yang penuh dengan tipu dan bualan semata. . . Gadis yang hadir hanya untuk dicaci-maki oleh si pembuatnya. . . Dia kuat. Dia lelah. . . Akankah dia bisa menyimpan semua rasa sakitnya itu sendiri? Cover: Canva Start: 19 Januari 2021
Tous Droits Réservés
#92
orangtua
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 04:Love Struggle✔
  • please stop it!! [Ending]
  • SATRIA : not considered
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • ORANGE'S SEASON 2 || (Completed)
  • Self Injury's(complete)✔
  • CATUR [END]
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • Argasha [ON GOING]
  • My Angel (Pinky Promise)

#LavenderWritersSeason4 #TemaMemperjuangkan #Kelompok4 ••• Hidup dengan segala kemewahan bukan kunci suatu kebahagiaan. Bergelimang harta tak jadi jaminan jika pada akhirnya kamu hidup sendirian, kesepian, dan penuh tekanan. Namun, hidup tetaplah hidup. Pada akhirnya Tuhan akan selalu memberikan takdir terbaik untuk para hambanya. Tapi, pertanyaannya apakah kebahagiaan itu tiba di saat yang tepat? Mungkinkah pada akhirnya ia mampu berjuang meraih mimpinya? Mungkinkah ia mampu mengalahkan segala keterbatasan untuk membuktikan bahwa ia ada? Kisah ini adalah tentang gadis berpita biru dengan senyum manis yang tak pernah pudar dari wajahnya, meski cobaan bertubi-tubi menghampirinya. Kisah ini akan membuatmu tahu bahwa perjuangan akan selalu ada batasan. Belajar mengalah dan mengikhlaskan tak semudah yang orang-orang pikirkan. ••• Started : 21 September 2020 Finished : 23 Oktober 2020

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu