This Is My Words

This Is My Words

  • WpView
    GELESEN 148
  • WpVote
    Stimmen 30
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Feb. 23, 2021
Luapkan apa yang kau pikirkan pada torehan pena. Atau ketikan tangan hampa. Ekspresi diri yang tenang dan bisa dinikmati kapan saja, bahkan di masa depan. Enjoying Thor! Keep U'r inspiration! follow IG ku yuk @afnanzhr28_
Alle Rechte vorbehalten
#61
puisirindu
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • My Second Life (Completed)
  • Let me choose [TERBIT]
  • Balada Syair Sunyi
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • SERPIHAN HATI [SUDAH TERBIT]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Perihku Ditinggalkan
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien