GOOD NIGHT❣️ [ ONGOING]

GOOD NIGHT❣️ [ ONGOING]

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika dunia memberikan pertanyaan pada dua manusia yang saling bertukar gejolak hati. pada diri mereka yang tak jauh dari kata ' penghianatan ' Diantara mereka, siapa yang berhianat dan memulai duluan? bahkan sang angin yang menjadi saksi bisu pun tak mampu menjawab. Dan malam ini terasa sangat dingin. Ketika buliran salju tidak sengaja menyentuh telapak pucat kemerahan yang beku. Air mata kian mereda, namun retaknya hati tak bisa dipungkiri bahwa gadis itu tengah menahan sakitnya rasa itu. Jika sang mentari ingin menemani dirinya malam ini , ia sangat senang dan bersyukur. Namun, rembulan mencegahnya, membuat tubuh yang kian rapuh sebentar lagi akan tumbang bersama dinginya es .
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • A Frozen Flower (TAMAT)
  • SYA
  • The Ice Boy
  • PSYCO GIRL /Psychopat Trap (TELAH TERBIT)
  • First Rain "Hujan Pertama" (End)
  • DOSA DIAM
  • Arion (End)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines