그의 송곳니 : His Fangs [SOONHOON]
  • Reads 30,492
  • Votes 2,189
  • Parts 27
  • Reads 30,492
  • Votes 2,189
  • Parts 27
Ongoing, First published Jan 19, 2021
🚫WARNING!!🚫
Rate - M


Berurusan dengan lelaki pucat itu bukan keinginannya sama sekali. Bahkan menatapnya saja ia enggan. Lelaki manis itu tidak mau hidupnya yang penuh ketenangan menjadi berantakan. Namun, ketika sahabatnya hilang tanpa jejak, ia tak bisa diam begitu saja. 

Tak peduli apa yang akan terjadi padanya. Tak peduli nyawanya terancam. Yang terpenting baginya adalah menyelamatkan satu nyawa yang sangat berharga. 

"Aku menemukanmu, manis." 

Entah ia berhasil atau tidak. 


SoonHoon 
AU
bxb

Collaboration with JihanLee31
All Rights Reserved
Sign up to add 그의 송곳니 : His Fangs [SOONHOON] to your library and receive updates
or
#178vampire
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dosa Ku cover
𝐒oerabaja, 1730 cover
ELIO RILEY SERGEYEV cover
Kesayangan Bunda cover
After Graduation cover
Rafa [End💗] cover
The Best Of Miracle cover
antagonis wife [PO] cover
BABY CHANIE cover
He Fell First and She Never Fell? cover

Dosa Ku

76 parts Ongoing

Liu Qiaqio, Permaisuri Dinasti Jin, telah menyerahkan hati, jiwa, dan raganya untuk sang kaisar. Dia mencintainya dengan sepenuh hati hingga merasa lelah, tetapi sang kaisar yang dingin hanya memiliki mata untuk satu orang, dan orang itu bukanlah dirinya. Kehangatan di mata kaisar saat memandang orang itu tidak pernah menjadi miliknya, kelembutan suara kaisar saat berbicara dengan orang itu tidak pernah ditujukan padanya, bahkan hingga ajal menjemput. "Apa salahku sehingga kau membenciku sejauh ini? Apa aku telah melakukan kesalahan sehingga kau memandangku dengan begitu hina? Apakah mencintaimu adalah dosa yang begitu besar?" tanyaku dengan lemah. "Dosamu adalah mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai," jawabnya dingin. 'Dia benar, aku telah menghabiskan terlalu banyak cinta untuknya hingga aku tidak punya sisa cinta untuk anak-anakku, untuk mereka yang benar-benar peduli padaku. Jika aku diberi satu kesempatan untuk menebus semua itu, aku akan menghabiskan seluruh hidupku melakukannya,' pikirku sembari menutup mata dan menyambut kematian. Atau begitulah pikirku.