LIFE IS PROCESS AND LIFE IS CHOICE

LIFE IS PROCESS AND LIFE IS CHOICE

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 20, 2021
~JUSTMOMENT~ Suatu ketika semua berubah, tidak seperti biasanya lagi. Lia, Gea, dan Gio tidak lagi bersama-sama merayakan hari ulang tahun. "Apakah tindakanku salah? Kenapa??" Tanya Lia ke Gea. "Huftt... Mungkin kalau aku dulu langsung mengutarakannya tidak bakalan terjadi seperti ini" keluh Lia di dalam hatinya. (Lia jadi ingat perkataan nyanyah dimalam itu)
All Rights Reserved
#717
twin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepasang Sepatu #End
  • Impossible
  • JUST BE MINE [END]
  • It Was Always You - END
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • LOVANIA
  • Did I wrong?
  • Mungkin? (Tamat)
  • Kelas A [End]

Cinta yang timbul di tengah sebuah persahabatan memang rumit dan tidak diharapkan kedatangannya. Tapi apakah kita bisa mengontrol hadirnya rasa itu? Mungkin malah kita tidak menyadari rasa itu muncul di hati kita. Itulah yang terjadi pada Geo dan Ana. Dua sahabat yang sudah bersama sejak kecil. Mereka layaknya dua perangko yang saling menempel, susah dilepaskan. Kira kira begitulah yang orang bilang. Tapi siapa sangka, seseorang dari masa lalu Geo mampu memisahkan keduanya. Ditambah lagi kedatangan orang baru yang memperumit keadaan. Bersamaan dengan itu, keduanya menyadari ada rasa lain di hati mereka. Rasa yang lebih dari sahabat. Namun keadaan memaksa mereka menolak rasa itu. Membesarkan ego dan membuat semuanya semakin kacau. Akankah kekacauan yang mereka buat dapat terselesaikan? apakah mereka akan berakhir sebagai sepasang kekasih? ataukah tetap sebagai sahabat? Atau malah sebagai dua orang asing yang seakan tidak pernah saling kenal? ⛸️⛸️⛸️ "Kita itu layaknya sepasang sepatu, selalu bersama namun tak akan pernah bisa bersatu." -Rehana Davira Sevio-

More details
WpActionLinkContent Guidelines