KAFANDRA : Marrying Dear Friend

KAFANDRA : Marrying Dear Friend

  • WpView
    Reads 1,489
  • WpVote
    Votes 215
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 16, 2021
"Apa maumu?" "Mau gue?" Fandra tertawa sumbang. "Jatah. Gue mau jatah!" Raizel mengernyit bingung. "Gimana rasanya memperlihatkan belahan dada lo di depan cowok lain?" Fandra terseyum. Senyum yang membuat perasaan Raizel mendadak tidak enak. "Apaan sih?! Lepas, Fandra!" bentaknya sambil terus memberontak. "Diam, Yola! Sebelum gue nyerang lo." Fandra menarik tubuh Raizel dan menyudutkannya diantara dinding dan lemari. "Gimana rasanya jadi objek imajinasi cowok-cowok di kelab itu? Senang dan puas pastinya. Kasih gue kepuasan juga, dong! Mereka cuman bisa lihat sebatas paha jenjang dan dada lo yang nyaris ngintip itu, kan? Jadi karna gue cowok lo, jelas gue dapat bagian buat ngeliat lebih dari itu. Benar, kan?" * Sejak pertama kali bertemu dengan Fandra, Raizel telah memiliki firasat bahwa cowok itu memandang remeh padanya, sinis, dan penuh ancaman. Dan bagi Fandra, Raizel bukan hanya sekedar teman lama. Tapi juga pengkhianat yang sudah membuatnya merasakan makna kehilangan. "Akan kuhancurkan cenderawasih yang anggun dan munafik itu." Begitulah Fandra menegaskan dalam hatinya setiap kali melihat sifat munafik dalam diri Raizel. Dan jiwa Fandra yang sudah ditaklukkan oleh bisa bernama kebencian dan dendam, tidak lagi memperdulikan kata hatinya yang jernih bahwa Raizel bukanlah cewek licik seperti dugaannya. Ada kejadian di masa lalu yang sudah membuat keduanya berada pada posisi yang sama-sama terpuruk. Namun Fandra yang telah menutup mata dan telinga, tidak lagi melihat luka dalam diri Raizel. Maka ketika dendam itu telah dituntaskan, dan menciptakan sebuah luka yang jauh lebih menyesakkan, penyesalan pun menyergap kuat benteng hidup Fandra. Namun apalagi yang bisa diubah ketika kata kehilangan kembali tak terelakkan? Seperti kata orang-orang, nasi telah menjadi bubur.... 💎💎💎💎 👒 60% → narasi 👒 60% → berat 👒 55% → romance 👒 70% → sedih 👒 25 % → santai 👒 ?% → happy ending ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
All Rights Reserved
#759
roman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • friend and future [Iq-nam] (End)
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • VAREN: Imperfect Husband
  • MY LOVABLE CHEF! [ONGOING]
  • tentang sebuah rasa
  • Fated To Marry You(Tamat)
  • Stay (Away)
  • Serpihan Luka
  • ALLE | PERJODOHAN SMA (END)✔️

Tentang kita yang terikat dalam luka -Ketika aku yang kini sudah bukan tujuan mu untuk pulang- [ROMBAK TOTAL!!] Kata orang, Rasyid itu iblis berwujud manusia, Rasyid yang terkenal dengan sikan bengis dan arogan nya serta ketampanan dan kekayaan nya. Rasyid juga dikenal dengan wajah datar dan dingin tak luput mata tajam nya yang bagaikan elang setiap melihat manusia didepan nya. Kata orang, Rasya itu bidadari yang memiliki sikap berbanding terbalik dari seharusnya, wajah Rasya itu datar tapi manis, mata coklat madu nya bagai elang namun begitu candu, sikap dingin nya membuat orang segan namun berbeda bagi Rasyid. Rasya itu manusia paling menyebalkan bagi nya. Rasya itu cewe rapuh yang begitu kuat tameng nya. Rasya itu cewe paling cerewet baginya. Namun bagi Rasya, Rasyid itu kasar, arogan dan menyebalkan. Rasyid itu manusia yang paling sulit buka suara. Rasyid itu lelaki penipu yang ulung bagi nya. Rasya kira, Rasyid miliknya. Namun ternyata, Rasyid milik masa lalunya. _______ "luppo," bibirnya bergetar bersama air mata yang baru saja lolos dari kelopak, ia meraih tangan Rasyid. "ini bercanda aja kan?" Hening. Rasya tau bagaimana Rasyid, Rasya tau apa arti diam nya Rasyid. Lantas, apa semua ini nyata? "jawab, tolong. Cuma butuh satu kata dari luppo kok" tuturnya lagi berusaha senyum. "jangan diem aja! Jawab luppo. Ini drama kan?" tanya Rasya lagi terisak "JAWAB!" "IYA! dia pacar gue, kenapa?" Rasya diam membisu, lagi-lagi kepercayaan nya dipatahkan begitu saja, lagi dan lagi ia kembali di khianati oleh orang yang ia kira menjadi bagian masa depan nya nanti. Lagi lagi, Rasya terluka hebat. Luka yang dulu kembali terbuka lebar dan menyiptakan luka yang baru. "Jika bahagia mu tak bersama ku, mungkin sudah waktu nya kita untuk saling melepas diri. Bagaimana pun cinta mu takkan pernah nyata." ... ⚠CERITA INI MENGANDUNG KATA² KASAR! CERITA PERTAMA MOHON DI MAKLUMI, PLAGIAT MENJAUH!! CERITA MASIH AMBURADUL DAN TYPO BERTEBARAN! BELUM DI REVI

More details
WpActionLinkContent Guidelines