Ada kalanya bibir tak sanggup bergerak untuk mengutarakan isi hati sehingga mata dengan sukarela menggantikannya.
Namun, tak menutup kemungkinan ketika keduanya merasa lelah dan membiarkan segalanya berkecamuk dalam hati dan pikiran.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Ku Kira Kamu Penyembuh luka, ternyata kamu juga sumber luka
Ku Kira Kamu obatnya, ternyata kamu juga penyakitnya
Kamu hanya penenang sementara, setelahnya menghilang juga
Untuk apa?