"Waiting For You"

"Waiting For You"

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 23, 2022
Zoya wanita berusia 22 tahun yang sampai sekarang masih sendiri. kedua orang tua bahkan kakaknya sudah menyuruhnya untuk mencari kekasih namun Zoya tak mengiyakan semua keinginan orang terkasih nya. "Zoya carilah kekasih atau lebih baik cari suami aja.!" ucap sang mama rose. "Nanti ma. " ucapnya setiap kali rose memintanya untuk mencari pendamping dihidupnya. "Ayolah Zo.! Apa kau akan menikahi bunga-bungamu ini. " Ucap Dera kakanya. "Mungkin jika mereka mau kenapa tidak." Ucap zoya asal. "Astaga sehatkan kamu.? Aduhh amit-amit deh jangan sampai." Ucap Dera yang membayangkan yang Tidak-tidak tetang adiknya. Zoya yang melihat ekspresi kakaknya hanya tersenyum. "Mana mungkin aku menikahi Bunga-bunga ini." Batin Zoya. "Kalian tenang saja umurku masih 22tahun belum setua mama lagi pula nanti aku juga menikah tapi tidak diwaktu dekat ini. " Ucap nya tersenyum menenangkan kedua orang tuanya dan kakaknya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesempatan Kedua
  • Silent, Please! (Re-up)
  • I love you, Mas Duda
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • 36 days with you {saida} [End]
  • SYAKIRA how are you?
  • Ratapan seorang JONES!
  • CONFUSED (END)✅
  • Perfect Duet

"Tolong, beri aku kesempatan ke-dua Rei." Pinta Elyas dengan penuh harap. "Hahahaha." Bukannya menjawab atas pertanyaan dari sang suami, Reina justru tertawa mengejek. "Kesempatan ke-dua untuk apa El? Kesempatan ke-dua agar kau bisa melukai diriku lagi? Kesempatan ke-dua agar kau membuat diriku membencimu lagi? Atau kesempatan untuk air mata ku lagi?" Tanya Reina dengan linang air mata tanpa memandang wajah Elyas. Elyas menunduk dan menggeleng pelan. "Tidak untuk kesempatan agar ku bisa melukai kamu lagi, tidak pula kebencian yang akan ku torehkan, tidak juga dengan air mata yang kau titihkan atas kesalahan ku. Beri aku kesempatan untuk membahagiakan kamu di dunia dan di akhirat ku." "Jangan beri aku harapan lagi El, jangan buat aku terbang setinggi angkasa aku takut akan kau jatuhkan kembali ke inti bumi." Jawab Reina melirik sedikit wajah Elyas. "Beri aku keyakinan darimu lagi untuk yang terakhir kali." Wuahahaha🤣aku paling gk bisa bikin diskripsi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines