Anugrah Cinta

Anugrah Cinta

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 20, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Menurut Hamka, Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji. Tetapi menurutku cinta itu adalah sepasang kekasih yang saling mencintai satu sama lainya. Ada kekasih yg membuktikan cintanya dengan jutaan kalimat ,pujian dan rayuan,,Adapula dengan sikap nan penuh kasih.. Tak sedikit dengan pengorbanan yg meluluh lantakkan harga diri Ada pula dengan menguras tenaga dan materi. Namun bagiku, aku mencintaimu dengan menundukkan wajahku padamu, bukan karena ku ingin berpaling darimu, Tapi karena ku ingin menjaga pandanganmu dari panah-panah iblis. Ku mencintaimu dengan tidak melemah lembutkan suaraku padamu, bukan karena aku ingin menyakitimu namun karena aku ingin menjaga hatimu dari bisikan syaitan yg menipu." Ucap Hasna. Aku hanya bisa memendam rasa ini. Aku tak ingin cintaku Kepada Allah semakin menjauh. Aku bersyukur kepada Allah, Allah telah kasi aku hidayah untuk berhijrah lebih baik lagi. Faris adalah sosok lelaki yang sudah lama aku sukai. Namun, ketika ia menyukaiku, aku malah berusaha untuk menjauh darinya. Aku hanya bisa mencintainya dalam diam. Karena ku yakin bahwa Allah akan kasihku lelaki yang baik darinya. Faris itu lelaki idamanku, dia pandai dalam bidang agama, dia pun suka sholat berjama'ah. Tapi sayang, dia tak bisa menahan rasa cintanya terhadap hamba Allah. Aku tak mau ia akan terbelengguh oleh cintanya dunia yang gelap, yang akan membawanya jauh dari sang ilahi.
All Rights Reserved
#109
anugrah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • BY MY SIDE
  • With You Until Jannah
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Buku Resep Cinta (Completed)
  • Transmigrasi Arion Barendra [Hiatus]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Salahkah aku mencintai mu
  • Dibalik Lencana Dan Sketsa

Tak pernah terlintas dalam benak Alif akan kasus yang ia tangani puluhan tahun lalu, berubah menjadi sebuah boomerang dendam yang siap menghantam habis keluarganya. Hamzah Al-Ghazawan dan Hasbi Al-Gaishan, kedua putra Alif tidak tahu malapetaka yang menghampiri, ternyata berasal dari dendam yang seharusnya diterima orang tua mereka. Sampai suatu hari Hasbi, dokter muda yang bekerja di forensik ini mengalami kisah tragis dalam hidupnya. Sedih mendalam, terpuruk, dan takut dalam diri Hasbi menggerakkan sang Kakak untuk merubah apa yang dialaminya menjadi sebuh kasus yang harus diselidiki. Hamzah, mengikuti jejak ayahnya menjadi penyidik kepolisian. Dengan segala upaya ia lakukan untuk mencari dalang dibalik semua yang dialami adiknya. Bahkan membentuk sebuah agen bernama AGEN[IUS]. Namun, siapa sangka kesalahpahaman besar timbul ditengah-tengah mereka? "Mari hentikan penyelidikan sampai di sini, Hasbi." "Kenapa? Apa karena yang Abang cari sudah Abang temukan?" "Sejauh ini tidak ada barang bukti spesifik ditemukan dalam kasus Jenna. Tidak ada pelaku yang bisa dijadikan tersangka. Tidak ad -" "Bukan barang bukti, tapi kebenaran. Abang menemukan kebenaran yang aku pun baru tahu. Jika Jenna, sebenarnya cinta pada Abang, bukan?" ___________________________________________ "Menangislah, hatimu baru saja kehilangan. Istirahatlah, ragamu butuh untuk bersandar. Ikhlaslah, ragaku kembali pada Tuhan. Tenanglah, cinta yang kamu khawatirkan sesungguhnya sudah suci terikat dihadapan Tuhan. Pulanglah saat Tuhan sudah menjemputmu, jangan sendirian. Aku akan tetap setia disini menunggumu pulang." -- Amara Jennaira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines