I'm Ella

I'm Ella

  • WpView
    Reads 751
  • WpVote
    Votes 202
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 4, 2022
Setelah didiagnosis mengidap PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) oleh seorang psikiater, Ella menghela nafas panjang. Dilihatnya sekeliling ruangan sunyi itu, ia tersenyum miring. Beberapa detik kemudian, Ella tersadar, ia tidak perlu lagi mendiagnosis dirinya sendiri. Semua pertanyaan Ella pada dirinya sendiri seolah terjawab. Disaat Ella mulai memahami segala teka teki hidupnya, Demian Alucard Sky, laki-laki berahang tegas mulai menghantui hari-harinya. Demian, bagaikan luka yang menyenangkan bagi Marvella Europhia. "Lo tau apa yang buat napas gue tiba-tiba berhenti?" tanya Demian. Ella menatap Demian bingung, "Apa?" "Tangisan lo," ucap Demian.
All Rights Reserved
#137
ella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile
  • Perihal Waktu
  • Valcano
  • Audrey (New version)
  • Regret always comes later
  • AL: Stand Alone [END]
  • Segitiga [END]
  • ARGAN [END]
  • Amērta.

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines