Akibat Perpisahan Orang Tua

Akibat Perpisahan Orang Tua

  • WpView
    GELESEN 223
  • WpVote
    Stimmen 14
  • WpPart
    Teile 16
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Nov. 9, 2021
WpInfo
Belletristik
Romantik
"siang yang cerah dengan panas yang terik,barang barang berserakan dan semua orang penuh air mata." ________ Ayu tak menyangka hari ini adalah hari terakhir kumpul bersama ke Dua orang Tuanya,semua barang barang sudah di bungkus koper dan tertata rapi,datanglah seorang pria mengucapkan salam dia adalah ayah ayu,ibu ayu pun berpamitan pergi dengan menggandeng tangan putri nya ayu,Ayu pun memutuskan ikut ibunya dan pergi meninggalkan ayah sambil bergelinang air mata dan memutuskan berhenti sekolah. Apakah Ayu dan ibunya bisa hidup bahagia setelah pergi meninggalkan ayah nya atau lebih menderita dari sebelumnya?
Alle Rechte vorbehalten
#22
ayu
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Auriga [END]
  • Cinta Masa Lalu Tuan Muda
  • ERLAN PANDU WINATA
  • Waktu Tak Sejalan
  • Damian Arutala [DI TERBITKAN]
  • Angkasa
  • LANGIT END
  • Rindu rumah [END]
  • Ranup Lampuan ( ID)

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien