Kutaraja

Kutaraja

  • WpView
    Reads 6,529
  • WpVote
    Votes 821
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 26, 2021
Siapa yang tidak kaget ketika kamu membuka mata, tiba-tiba seekor kuda meringkik di hadapanmu? Ditambah beberapa pria dengan baju aneh malah menodongkan sebilah parang kearah lehermu. Padahal, jelas-jelas kami berenam tengah berbaring lesehan di lembah kidang setelah turun dari puncak gunung Arjuno. Ada dua kemungkinan, aku gila atau sudah tidak waras. "Apa yang kau lihat budak? Ingin kutebas lehermu, begitu?" WHATTTTTTT? _______________ Pengumuman! Bukan cerita horor!!! Cerita ini murni hanya sebatas hiburan semata. Apabila ada kesalahan dan keanehan dalam pembacaan mohon dengan sangat untuk di maklumi. Tambahan! Cerita belum direvisi dan typo bertumpukan. Selamat membaca :) Des,121220
All Rights Reserved
#224
pangeran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Tale Of True Love (Selesai)
  • Ken Umang dalam cinta Ken Arok
  • My Duchess / End
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Elementum
  • RUMAH SINGGAH ✔️
  • Elegi Di Atap Sumatera Series
  • RUMAH TUA DITENGAH HUTAN #TAMAT#
  • Pendakian Malam Satu Suro

Terbangun dari tidurnya. Drupadi menyadari ada sosok lain di balik selimut putih yang ia kenakan. Tubuhnya terasa hangat oleh pelukan tubuh lain. Oh tidak! Siapa gerangan yang berani melakukan hal tidak senonoh kepada Drupadi yang terhormat. Merasa tubuh sang wanita bergerak, sosok lain itu membuka matanya dan mengeratkan pelukan pada tubuh Drupadi yang tak berpakaian. "Siapa kamu?!" hardik Drupadi sembari mendorong dada lelaki yang berbaring di sampingnya. Lelaki itu mengerjapkan matanya. Rambut sepunggungnya yang tebal terurai indah menghiasi tubuh kekar berkulit coklat terang. Tidak. Kacau sekali, siapa laki-laki ini? Mengapa berpenampilan aneh? Ia malah tersenyum manis menyilaukan, jika saja bukan begini situasinya, Drupadi akan memilih untuk melongo sekejap. "Kau terbangun? Apakah kau bermimpi buruk, Panchali?" * Ini cerita time travel, coba dibaca sedikit dulu. Siapa tau klop.

More details
WpActionLinkContent Guidelines