Not All of Love

Not All of Love

  • WpView
    Lectures 80
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., févr. 26, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Orang bilang Hidup Tanpa Cinta itu seperti kopi tanpa gula, Pahit. Tapi menurut aku cinta itu sampingan. Kata orang "aku lebih baik mati daripada hidup tanpa kamu, cintaku" . Tapi lagi lagi menurut aku lebih baik hidup tanpa cinta daripada hidup tanpa uang, oh ya satu lagi yang lebih berharga dari uang yaitu Keluarga. Yap semua orang pasti setuju dengan itu. Tapi apa jadi nya jika aku jatuh cinta? Apakah aku jadi salah satu bagian dari orang itu?. Wait wait, itu pertanyaan nomor 2. Pertanyaan nomor satu, akan kah ada seseorang yang bisa meruntuhkan dinding pertahananku yang sudah ku bangun jauh jauh hari?... Akankah aku termakan dengan omonganku sendiri? Simak ceritanya, semoga kalian enjoy ya🥰 Oh ya kasih saran nya ya di kolom komentar. Kritik dan saran kalian itu ibarat cemilan buat author. kenapa bukan nasi? makanan pokok?. Ya karena tanpa kalian aku masih bisa menulis dan melanjutkan cerita. Tapi hampa rasanya tanpa cemilan. Ga percaya? Coba deh kalian sebulan, atau ga seminggu deh ga ngemil gimana rasanya?...kalo aku si ga bisa, ga tahan.. angkat tangan aku mah 🙋🤚. Satu lagi, tanpa kalian tuh Author gada apa apanya, ibarat remah remah roti xixi🦥 Oke sekian.... Jangan lupa vote nya ya★ Terima kasih💛
Tous Droits Réservés
#598
pacaran
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Nata, De & Coco
  • The Man
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • ALEYA~~
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Two Wedding
  • DikaRanggi

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu