Story In Bangkok, Thailand

Story In Bangkok, Thailand

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 23, 2021
Penulis wanita abal-abalan yang cukup dikenal oleh para penggemarnya. Penulis wanita ini bernama Tania Aruna Effendi yang telah di undang ke Bangkok oleh salah satu perusahaan penerbit ternama di Bangkok bersama teman-teman sesama penulisnya. Kemudian ditengah perjalanannya ia mengalami musibah, dirampok dan tertinggal bus yang menuju hotelnya, tempat dimana ia ringgal sementara. Dan tak sengaja ia bertemu dengan seorang pria yang mau menolongnya. Apakah ia mampu menghadapi masalah yang dialaminya? Bisakah ia kembali pulang tanpa merepotkan teamnya dan orang tuanya? Copyright ©2021 _aaanisa_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Catatan sang Musafir (Completed)
  • Tersesat di Dunia Revendra
  • Tokyo Travelgram [completed]
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • The Heiress Trap (END)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • ANDROMEDA (END)
  • HORROR PICNIC
  • MINE [TELAH TERBIT]

Dunia terlalu luas bagi mereka yang menenggelamkan diri di sudut kamar. Namun, terlalu sayang dilewatkan bagi mereka yang suka berpetualang. Dalam perjalanannya mencari jati diri, Asgard Al Fatih menemui banyak karakter manusia. Mulai dari yang dikatakan orang-orang sebagai pendosa, sampai yang mengagung-agungkan diri layaknya tangan kanan Yang Kuasa. Perjalanannya dimulai dari tanah kelahiran sang ibu, Oslo, Ibukota Norwegia dan akan diakhiri di tanah dakwah sekaligus tanah air ayahnya, Indonesia. Pelosok-pelosok negeri akan ia jajaki, tak terkecuali budaya, politik, kehidupan beragama, hingga sejarah di dalamnya. Dalam jurnal Asgard, banyak pertanyaan yang akhirnya terjawab lewat perjalanan panjang itu. Keberadaan Tuhan, alasan berkeyakinan, rindu tak berkesudahan, juga keplatonikan cinta. Jangan kira bahwa petualangan Asgard mulus tanpa hambatan. Ia hampir goyah saat dipertemukan dengan seorang perempuan ateis berdarah Tionghoa kelewat kritis yang lontaran pertanyaannya membuat lelaki itu bungkam. Akankah lelaki yang dinamai sesuai nama salah satu penguasa Utsmaniyyah itu, menemukan dirinya secara utuh saat menginjakkan kaki di negeri Seribu Candi? Siapkan diri dan mari berpetualang denganku, Amaranteya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines